Kamis, 18 Jun 2026 10:41 WIB

Mengaku Korban Penculikan, Gadis di Malang Kabur dengan Tangan Terikat

Ilustrasi penculikan/jatimnow.com
Ilustrasi penculikan/jatimnow.com

Malang - Warga Sumberpucung, Kabupaten Malang, dihebohkan dengan penemuan seorang gadis 19 tahun berinisial IRN. Dia lari dari rumah penculiknya dengan tangan terikat di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang Kamis (09/06/2022) malam.

Saat itu, IRN yang merupakan warga Desa Sumberpucung mengaku disekap di dalam lemari dan berhasil kabur. Kemudian berteriak meminta tolong kepada warga. Melihat kondisinya, warga langsung melaporkan kejadian ini kepada polisi. Selanjutya, petugas meringkus pria penculik yang berinisial YP dan merupakan warga Bali.

Baca Juga: PDI Perjuangan Jatim Tanam 2.500 Bibit Kopi dan Buah-buahan di Donomulyo Malang

Saat ditanya warga soal pekerjaannya, YP mengaku sebagai aparat. Di Desa Sambigede, YP bersama perempuan yang dijelaskan sebagai istrinya mengontrak rumah milik Sunarsih (60) sejak April 2022.

"Dia mengaku beristri empat dan datang menyewa hanya menunjukkan kartu keluarga," papar Sunarsih saat dikonfirmasi, Selasa (14/06/2022).

Meskipun sudah mengontrak 2 bulan, Sunarsih tidak mengetahui jelas pekerjaan YP. Sebab ia banyak beraktivitas di dalam rumah.

Sementara warga sekitar, lanjut Sunarsih, saat pagi harinya melihat YP membonceng seorang perempuannya yang ternyata adalah IRN. Lalu membawanya ke dalam rumah.

Baca Juga: Bank Jatim Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Malang Selatan

"Sekitar pukul 8.00 WIB, dia keluar membawa motor. Lalu setelah itu, YP pulang ke rumah membawa seorang gadis," paparnya.

Sunarsih dan warga sekitar tidak merasa curiga apapun karena dikira itu istri YP yang lain. Lalu sekitar pukul 06.00 WIB, YP ke luar rumah lagi sendirian. Pada pukul 21.00 WIB itulah kejadian yang menghebohkan warga desa terjadi.

"Tiba-tiba perempuan itu lari ke luar rumah sambil teriak-teriak. Kelihatan tangannya terikat dan masih bisa berjalan," paparnya.

Baca Juga: KPU Jatim Serahkan Santunan Pantarlih Kabupaten Malang yang Meninggal Dunia

Saat ditanya mengenai kepentingan IRN di rumah YP, ia mengaku akan dibantu menebus ijazah dan dijanjikan pekerjaan.

"Tapi katanya di dalam justru dilakukan perbuatan tidak senonoh dan tangan diikat tali rafia lalu dimasukkan lemari. Selain itu, ditemukan bercak darah di kasur," sambungnya.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah menangkap YP untuk dimintai keterangan. Belum ada penjelasan terkait kasus ini dari pihak kepolisian.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.