Selasa, 16 Jun 2026 16:09 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Desa Ngudirejo Jombang, Rumah dan Lahan Tani Rusak

Rumah warga di Desa Ngudirejo, Diwek, Jombang, roboh diterjang puting beliung. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Rumah warga di Desa Ngudirejo, Diwek, Jombang, roboh diterjang puting beliung. (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Hujan disertai petir dan angin puting beliung menerjang pemukiman di Dusun Ngudirejo, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Senin (13/6/2022). Tujuh rumah warga hingga lahan pertanian dilaporkan rusak.

Menurut keterangan M. Fauzan (33), warga setempat, bangunan toko miliknya rusak akibat diterjang angin puting beliung.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

"Tadi awalnya itu langit gelap, terus ada angin awalnya kecil terus berubah jadi besar, ya terus gini tokonya," ungkap Fauzan.

Mengetahui hal ini, seluruh penghuni rumah dan toko berhamburan menyelamatkan diri dengan cara keluar rumah.

"Anak-anak langsung berlarian keluar rumah takut kena serpihan genteng," jelasnya.

"Gak ada korban, galvalum rusak, atap rumah dan asbes-asbes ini pecah," tambahnya.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

Rumah warga yang roboh usai diterjang puting beliung.Rumah warga yang roboh usai diterjang puting beliung.

Sementara itu, Kepala Desa Ngudirejo, Lantarno menyebut adanya puting beliung yang menerjang desanya juga menyebabkan baliho hingga tembok kantor desa roboh.

"Sekitar jam 2, itu hujan disertai angin puting beliung. Anginnya sekitar 15 menit, hujannya cuman setengah jam," ungkap Lantarno.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

"Angin puting beliung ini mengakibatkan pohon tumbang, genteng mawut, bahkan baliho dan tembok kantor desa juga roboh," tegasnya.

Tak hanya merusak rumah dan mengakibatkan pohon tumbang, angin puting beliung juga merusak tanaman petani di sawah.

"Ada 7 rumah rusak, selain itu tanaman jagung juga rusak sampai menyentuh tanah," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.