Kamis, 18 Jun 2026 03:23 WIB

Gubernur Khofifah Optimistis Desa Mandiri di Jawa Timur Naik 100 Persen di 2022

Gubernur Khofifah (tengah) dan Ketua DPRD Katim Kusnadi saat membuka kantor baru Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jatim. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Gubernur Khofifah (tengah) dan Ketua DPRD Katim Kusnadi saat membuka kantor baru Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jatim. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut ada sekitar 1.480 desa di Provinsi Jatim yang berpotensi masuk dalam kategori desa mandiri di tahun 2022 ini.

Tahun 2021 lalu, Jatim tercatat memiliki 697 desa mandiri. Sehingga, pihaknya optimistis pada 2022 ini ada peningkatan hingga 100 persen lebih dari status desa maju ke desa mandiri.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Desa di Jawa Timur sebanyak 7.724 desa. Tahun yang lalu kita masuk 697 desa mandiri, itu sudah tertinggi di antara seluruh provinsi di Indonesia. Alhamdulillah, dari unggahan web Kemendes, kemarin itu sudah terkonfirmasi 1.480-an desa mandiri di Jawa Timur," kata Khofifah usai meresmikan Gedung DPMD Jatim di Jl Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (11/6/2022).

Hanya saja, kata Khofifah, penambahan jumlah desa mandiri tersebut belum resmi diumumkan oleh pusat. Saat ini, Pemprov Jatim juga masih menunggu hasil resmi yang akan dirilis oleh Kemendes PDTT.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Tapi poinnya adalah makin desa itu mandiri, berarti pergerakan ekonomi di situ, partisipasi masyarakat di situ untuk membangun desanya makin kuat. Desa ini kan setelah tertinggal maka desa ini berkembang. Setelah berkembang, maju. Setelah maju, baru mandiri," terangnya.

Mantan Mensos RI itu berharap, masyarakat bisa semakin kuat dalam berperan membangun desanya. Ia mencontohkan, bahwa dulu ada program bernama BKD atau Bangun Kembali ke Desa. Di situ, BKD menjadi bagian penting. Pasalnya, masyarakat yang sukses di berbagai daerah, mereka akan memberikan resultante bagi pembangunan desanya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Saya mohon ini bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat dari desa manapun, yang sekarang merantau sukses dimana pun mereka tetap akan memberikan nilai tambah bagi desa dimana mereka berasal," harapnya.

"Insya Allah (tahun 2022) ini ada peningkatan 100 persen, tapi kita menunggu hasil rilis dari kemendes berapa sebetulnya final yang masuk desa mandiri di Jawa Timur," tandasnya. (*)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.