Kamis, 18 Jun 2026 11:57 WIB

Pengakuan Korban Penganiayaan dalam Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Surabaya

Ilustrasi perselingkuhan/jatimnow.com
Ilustrasi perselingkuhan/jatimnow.com

Surabaya - Dugaan perselingkuhan yang dilakukan oknum anggota DPRD Surabaya berinisial MFZ mencuat setelah Dw, istri sirinya sempat curhat di media sosial.

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, awalnya Dw mengaku berniat menggerebek suaminya itu di apartemen kawasan elit Surabaya barat pada Rabu (8/6/2022) dinihari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Namun saat sampai di kamar apartemen itu, Dw mengaku dianiaya oleh wanita yang sedang bersama suaminya. Atas dasar itu, Dw mengadu ke Polsek Dukuh Pakis.

Baca juga:  Geger Dugaan Perselingkuhan Oknum Anggota DPRD Surabaya Berujung Penganiayaan

Dw menyebut bahwa awalnya suaminya itu pergi dari rumah selama tiga minggu. Dia sudah berusaha menghubungi nomor suaminya, tapi tidak aktif.

"Saya datangi kantor dewan (DPRD Surabaya) dan DPC PKB, tapi tidak ada," terang wanita berusia 24 tahun itu kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Karena penasaran, Dw mendatangi salah satu kamar di apartemen itu, tempat wanita tersebut tinggal. Di sana, Dw mendapati mobil Fortuner hitam milik suaminya berada di parkiran.

"Saya langsung naik ke lantai 12, naik tangga darurat dan bertemu dengan staf bapak. Sempat dihalang-halangi, katanya bapak tidak ada. Tapi saya lihat ada sepatunya," beber Dw.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Karena badan saya sakit dan lebam, saya lapor ke Polsek Dukuh Pakis. Hasil visum ada semua," tambahnya.

Sebelumnya Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Agung Widoyoko membenarkan aduan dugaan penganiayaan yang dilakukan Dw tersebut.

"Ada seorang perempuan atas nama Dw didampingi orangtuanya datang ke sini pada Rabu (8/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Dia mengaku kalau dianiaya oleh seseorang perempuan juga yang dia kenal, tapi tidak tahu pasti nama dan alamat jelasnya," terang Agung saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Menurut Agung, setelah melakukan pendataan, Dw menginginkan untuk dilakukan mediasi. Dan mediasi itu dijadwalkan pada Sabtu (11/6/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Laporan itu bersifat aduan. Dw juga meminta, agar ditindaklanjuti dengan mediasi," tegas Agung.

"Setelah kita buatkan pengaduan dan kita visumkan, kenapa tidak diterbitka LP? Karena bukti pendukung minim dan saksi juga tidak ada," tambah dia.

Terkait informasi penggerebekan yang dilakukan Dw, Agung mengaku tidak mengetahuinya. Sebab yang diadukan Dw adalah dugaan penganiayaan.

"Jika dilihat secara kasat mata, hanya luka ringan sebatas goresan merah pada bagian leher. Tapi kepastiannya masih nunggu hasil visum," bebernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.