Selasa, 16 Jun 2026 21:44 WIB

Lepas Calon Jemaah Haji Trenggalek, Ini Pesan Bupati Nur Arifin

Bupati Trenggalek, Mocahamd Nur Arifin saat melepas CJH. (Foto-foto: Humas Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mocahamd Nur Arifin saat melepas CJH. (Foto-foto: Humas Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)

Trenggalek - Ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Trenggalek, dilepas langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

Tahun ini total terdapat 192 CJH yang berangkat. Jumlah tersebut turun sangat signifikan, sekitar 50% dibanding kuota sebelumnya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Terdapat aturan pembatasan kuota setelah keberangkatan haji tertunda 2 tahun akibat Pandemi Covid 19. Sesuai peraturan Kementrian Agama, jemaah yang diizinkan untuk berangkat haji, harus berusia di bawah 65 tahun dan telah melunasi pembayaran haji.

Jemaah asal Trenggalek masuk pada gelombang I kloter 8 yang diberangkatkan pada dini hari tadi dari Pendopo Manggala Praja Nugraha menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Dari 192 CJH yang ada, tercatat 85 orang diantaranya merupakan jemaah haji laki-laki dan sisanya sebanyak 107 sisanya merupakan jemaah perempuan.

"Mereka dijadwalkan masuk asrama pagi ini sehingga diberangkatkan dini hari tadi," ujar Mas Ipin, sapaan akrab Nur Arifin, Kamis (9/6/2022).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Terbanyak calon jemaah dengan usia rentang 50 sampai 59 tahun dengan jumlah 87 orang. Sedangkan CJH rentang usia 60 hingga 64 sebanyak 59 orang.

Jemaah haji Trenggalek yang paling muda atas nama Muhamad Fahrur Rozikin (25) asal Desa Sumberejo, Kecamatan Durenan. Sedangkan yang tertua atas nama Soimin (65) asal Desa Masaran, Kecamatan Munjungan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Mas Ipin berharap para jemaah dilancarkan dalam semua ibadahnya. Ia juga berpesan kepada jemaah agar selalu menjaga kesehatan selama menunaikan ibadah haji ini. Selain perbedaan cuaca, padatnya aktivitas juga bisa membuat jemaah kelelahan.

"Saya mendoakan semoga diberi kelancaran saat berangkat. Di sana juga lancar, tidak ada kekurangan satu apapun," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.