Sabtu, 20 Jun 2026 02:39 WIB

Oknum Satpol PP Surabaya Penjual Barang Sitaan Dicopot dari Jabatannya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Surabaya - Oknum pejabat Satpol PP Kota Surabaya yang menjual barang sitaan dicopot. Sanksi tersebut langsung ditegaskan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Jadi dengan kondisi seperti ini, saya minta bukan dinonjobkan, dibebastugaskan biar tenang dulu, proses ini berlanjut. Sehingga tidak bercampur dengan tugasnya," tegas Eri, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Sebagai pengganti, tugas-tugas dari oknum pejabat Satpol PP itu kini dipegang langsung oleh Kepala Bidang (Kabid).

Baca juga:  

"Jadi tugasnya bisa dipegang oleh Kabid lainnya atau Kasi lainnya. Sehingga apa? Supaya proses ini bisa berjalan," terang Eri.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Saat ini, pihaknya masih menunggu proses penyelidikan dari kepolisian maupun kejaksaan. Jika nantinya terbukti bersalah, maka oknum pejabat Satpol PP itu dipastikan akan mendapat sanksi berat hingga dipecat dari barisan ASN Pemkot Surabaya.

"Kalau itu terbukti benar, akan ada sanksinya, keluar dari PNS. Dan itu tidak boleh melakukan pencurian apalagi aset negara," tandas Eri.

Oknum pejabat Satpol PP itu menjual barang-barang hasil penertiban dengan cara mengeluarkannya dari gudang penyimpanan Jalan Tanjung Sari Baru 11-15, Sukomanunggal, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Barang-barang yang ditaksir senilai ratusan juta rupiah itu dijual oleh sang oknum pada Senin (23/5/2022) pagi. Dan pada Jumat (24/5/2022), oknum tersebut resmi dilaporkan ke Inspektorat, berlanjut ke Polrestabes Surabaya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.