Selasa, 16 Jun 2026 22:21 WIB

Melalui BCF 2022, Disparta Kota Batu Kembangkan Wisata Berbasis Budaya dan Seni

Seni tari yang dipertontonkan di BCF 2022 (Foto-foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Seni tari yang dipertontonkan di BCF 2022 (Foto-foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Untuk melestarikan kesenian lokal, Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mengembangkan wisata berbasis kebudayaan dengan mengandeng seniman dan budayawan lokal.

Hal itu tampak saat peluncuran Batu Culture Festival (BCF) 2022 di Sendra Tari Arjuna Wiwaha Kota Batu, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Peluncuran BCF 2022 berlangsung semarak, diawali pukulan gendang Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Forkopimda, pelaku wisata dan pelaku seni maupun budaya.

Dalam BCF 2022 ini, wisatawan bisa melihat serunya seni dan budaya yang dikonsep secara kekinian dan milenial. Rangkaiannya pun bakal digelar sepanjang bulan Juni. Pencinta seni budaya di Kota Batu akan dimanjakan dengan pagelaran ini.

"Di dalamnya juga bakal dimeriahkan dengan berbagai rangkaian pertunjukan atraksi kesenian Kota Batu," jelas Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Sidiq.

Untuk pembukaan, ada persembahaan gelar seni jaranan dan bantengan. Pertunjukan itu bakal dilaksanakan di Amphitheater Sendratari Arjuna Wiwaha.

Kemudian pada tanggal 11, 12, 14, 17 dan 18 Juni, di tempat yang sama bakal ditampilkan rangkaian pagelaran pentas seni sanduk Kota Batu dan Obyokan Reog.

"Sehari berselang dilakukan audisi tokoh Arjuna dan Supraba di lakon Arjuna Wiwaha. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan Gelar Rampak Barong se Kota Batu. Lalu pada tanggal 17-18 Juni 2022 akan dilakukan lomba karya tari khas desa/kelurahan wisata di Kota Batu," beber dia.

Setelah itu, pada 21 Juni 2022 akan diselenggarakan sarasehan kebudayaan dan fine art exhibition. Pada tanggal 23 Juni 2022 akan diselenggarakan kompetisi Karya Sastra Mocopat Kota Batu di Batu Tourism Mall (BTM).

"Lalu pada tanggal 28 Juni 2022 akan diselenggarakan primary event BCF 2022 di Amphitheater Sendratari Arjuna Wiwaha. Event pariwisata dan seni budaya Kota Batu selalu menampilkan atraksi yang mengagumkan dan selalu ditunggu oleh para penikmatnya," jelas dia.

Pemukulan gong oleh Forkopimda sebagai tanda peluncuran BCF 2022Pemukulan gong oleh Forkopimda sebagai tanda peluncuran BCF 2022

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Mari kita saksikan dan apresiasi seni budaya khas Kota Batu. Sehingga bisa menambah keberagaman pariwisata dan melestarikannya sebagai warisan leluhur," smbung Arief.

Sementara Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengapresiasi upaya Disparta dengan menggandeng seni dan budaya lokal. Pesannya tidak hanya menjadi paket wisata, tapi bisa menjadi jati diri Kota Batu.

"Seni dan budaya adalah jati diri sebuah daerah. Kemas yang apik untuk menarik wisatawan serta demi pemberdayaan pelaku-pelakunya. Nanti akan saya bantu komunikasi agar para pengusaha wisata ikut mempromosikan budaya dan seni asli Kota Batu kepada pengunjung yang datang," terangnya.

Sehingga kebangkitan ekonomi dari dampak wisata yang cukup ramai di Kota Batu bisa dirasakan oleh semua element masyarakat.

"Ini adalah kebangkitan yang luar biasa. Pesan saya kepada masyarakat harus nenjaga dengan mengikuti vaksin booster. Karena hingga kini vaksin booster di Kota Batu tergolong rendah, masih mencapai 22,2 persen," imbuh Dewanti.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASSPPI) Kota Batu, Sujud Hariadi memberikan apresiasi terhadap even pariwisata yang dilaksanakan oleh Pemkot Batu.

"Kami bersyukur para pemimpin di Kota Batu memberikan kebijakan yang tepat, sehingga pelaku usaha pariwisata di Kota Batu terselamatkan. Kita beruntung karena banyak usaha saudara-saudara kita di Bali contohnya, tidak terselamatkan," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As SidiqKepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Sidiq

Karena pascapandemi Covid-19 ini kondisi pariwisata di Kota Batu sangat bagus dan penuh optimisme, ia mengatakan hampir semua usaha pariwisata menggeliat.

"Hal ini diimbangi oleh para pelaku usaha pariwisata dengan melaunching wisata tematik," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.