Rabu, 22 Jul 2026 09:06 WIB

Dua CJH Asal Tulungagung Terkonfirmasi Positif Covid-19

Calon Jemaah Haji asal Tulungagung saat mengikuti bimbingan haji. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Calon Jemaah Haji asal Tulungagung saat mengikuti bimbingan haji. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Sebanyak dua Calon Jemaah Haji (CJH) asal Tulungagung terkonfirmasi positif Covid-19. Jemaah tersebut diketahui positif berdasarkan hasil tes PCR, yang menjadi syarat wajib sebelum berangkat.

Selain CJH, terdapat dua petugas pengurus logistik dari Kemenag setempat yang juga dinyatakan positif. Sesuai peraturan baik CJH maupun petugas pengurus logistik yang masuk ke Asrama Haji Sukolilo, harus menjalani tes swab PCR terlebih dahulu.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Didik Eka mengatakan pelaksanaan tes swab PCR ini dilakukan sehari sebelum masuk asrama. Terdapat 398 CJH yang akan berangkat disertai dengan 4 petugas haji. Dari hasil pemeriksaan swab PCR ini, dua CJH dinyatakan positif Covid-19. Mereka berasal dari wilayah Ngunut dan Boyalangu.

"Dari total 402 yang akan berangkat ini, kita temukan dua yang terkonfirmasi, dan sudah kita sampaikan ke Kemenag Tulungagung," ujarnya, Rabu (8/6/2022).

Jemaah yang dinyatakan positif, selanjutnya menjalani karantina mandiri, dan diawasi langsung oleh tim medis. Selain mendapatkan pengobatan, mereka akan menjalani tes swab PCR kembali dalam lima hari ke depan. Jika dinyatakan negatif maka yang bersangkutan bisa mengikuti proses ibadah haji sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"5 hari lagi akan di swab lagi, kalau negatif bisa langsung berangkat dengan kloter selanjutnya, kalau tidak ya nanti nunggu bagaimana dari Kemenag," tuturnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Selain melakukan tes swab kepada CJH dan pendampingnya, petugas dari Kemenag yang mengurus logistik jemaah juga diperiksa. Terdapat 17 petugas yang diambil sampel swab-nya. Mereka terdiri dari driver bus, petugas adminitrasi dan logistik. Hasilnya dua petugas juga terkonfirmasi positif. Mereka langsung digantikan dengan petugas lain yang siap berangkat.

"Untuk dua petugas ini, langsung dicarikan gantinya, sebab mereka ini kan sebenarnya ndak sampai ikut ke Arab Saudi, hanya sampai asrama haji Surabaya," jelasnya.

Sementara itu, Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tulungagung, Supriono menerangkan rombongan CJH Tulungagung ini masuk dalam kloter 9 embarkasi Surabaya. Mereka akan diberangkatkan nanti malam, dan dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Sukolilo besok pagi. Jemaah ini akan diterbangkan ke Arab Saudi, Jumat pagi.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Jemaah yang dinyatakan positif saat ini masih bisa berangkat jika sudah negatif. Mereka akan diterbangkan dengan kloter lain. Namun jika masih belum sembuh hingga batas waktu tertentu, jemaah akan diberangkatkan tahun depan.

"Jika masih ada kloter akan diberangkatkan tahun ini tapi jika sudah tidak ada berangkat tahun depan," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.