Rabu, 17 Jun 2026 13:29 WIB

Desa Dringu Probolinggo Kembang Potensi Ekonomi Lewat Eksotika Wisata Pantai

Keindahan Pantai Dringu Probolinggo banyak dikunjungi wisatawan. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Keindahan Pantai Dringu Probolinggo banyak dikunjungi wisatawan. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

Probolinggo - Dringu merupakan salah satu desa yang terletak di jalur Pantura Kabupaten Probolinggo. Desa dengan mayoritas berpenduduk nelayan dan petani tersebut mulai bergeliat mendorong kemajuan dan kemandirian ekonomi.

Jatimnow.com mendatangi desa dengan berpenduduk kurang lebih 3000 orang, Rabu (8/6/2022). Tampak masyarakatnya sibuk melaksanakan aktivitas harian sebaagai nelayan dan petani.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Di sini mayoritas penduduknya nelayan dan petani," kata Kepala Desa Dringu, Kuryadi.

Ia mengaku, dirinya bersama warganya sepakat akan mengembangkan desa melalui sektor wisata dengan memaksimalkan potensi pantainya.

"Kami akan kembangkan dan memajukan desa ini dari sektor pantai Desa Dringu, nanti kita akan membangun area itu dengan sejumlah fasilitas wisata. Kita masih melakukan kajian untuk pengembangan pantai Desa Dringu," katanya Kuryadi.

Salah satu kosep yang diusung oleh Kuryadi, yakni dengan melengkapi sejumlah fasilitas di sana termasuk juga menyiapkan wahana tranpotasi laut untuk wisatawan.

"Jadi pengunjung wisata bisa memikmati keindahan laut dari pantai ini menuju Pulau Gili Ketapang," ungkapnya.

 Kepala Desa Dringu Kuryadi. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com) Kepala Desa Dringu Kuryadi. (Foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Kuryadi juga mengaku di lokasi pantai tersebut akan dikembangkan usaha kuliner. Sehingga wisatawan yang berkunjung bisa lebih betah berlama lama di sana.

"Nanti pengelolaan pantai itu kita akan dorong melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sehingga kemajuan ekonomi masyarakat bisa meningkat," harapnya.

Memang saat ini pemberlakuan masuk menuju Pantai Dringu belum dikenakan kontribusi masuk bagi wisatawan. Namun mereka hanya memberikan ongkos keamanan kendaraan yang masuk kesana.

"Itupun tanpa ada tarif pastinya, jadi sifatnya sukarela," tegasnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Kunjungan wisatawan ke Pantai Desa Dringu tidak hanya berdatangan dari Probolinggo saja. Namun wisatawan dari luar daerah pun termasuk Surabaya dan daerah sekitarnya juga pernah berkunjung.

"Wisata itu ramainya hingga ratusan pengunjung pada akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu, di sana mereka bisa menikmati indahnya laut dan juga pengunjung bisa berwisata mencari kerang dan tebalan dikala air laut surut," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.