Sabtu, 20 Jun 2026 10:08 WIB

Crazy Rich Ponorogo Biayai Pelebaran Jalan, DPUPKP Mengaku Belum Cek Lokasi

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 07 Jun 2022 17:43 WIB
Pelebaran jalan di Dusun Ngadiro, Desa Pintu, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo yang dibiayai crazy rich (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com))
Pelebaran jalan di Dusun Ngadiro, Desa Pintu, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo yang dibiayai crazy rich (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com))

Ponorogo - Crazy rich Ponorogo, Hananto merogoh kocek sendiri untuk melebarkan jalan di Dusun Ngadiro, Desa Pintu, Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. Juragan ayam itu mengucurkan dana hingga Rp 420 juta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Ponorogo, Henry Indrawardhana angkat bicara perihal pelebaran jalan dana dari pribadi warga tersebut.

Baca Juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol

Baca juga:  Lebarkan Jalan, Crazy Rich Ponorogo Rogoh Kocek Pribadi Ratusan Juta Rupiah

"Kalau yang itu (jalan di Dusun Ngadiro) bukan jalan kabupaten, tapi desa," jelas Henry, Selasa (7/6/2022).

Henry tidak bisa menilai apakah pelebaran jalan yang dilakukan itu berbahaya atau tidak.

"Saya belum bisa menyatakan bahaya atau tidak. Lihat kontruksinya dulu. Kita belum tahu lokasi," jelas Henry.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menjelaskan, bila ada warga lain melebarkan jalan, yang kaitannya jalan kabupaten, diperbolehkan. Asal melakukan izin ke pihak DPUPKP.

"Prinsipnya kalau jalan kabupaten seharusnya berizin pada kita (DPUPKP), untuk melihat kontruksinya," jelas Henry.

Menurutnya, setelah izin, DPUPKP akan melihat kontruksinya. Setelah jalan selesai dibangun atau diperlebar, baru dihibahkan ke pemkab.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Hasil pembangunan dihibahkan ke pemkab dan dianggap sebagai aset," pungkas Henry.

Diketahui, crazy rich itu melebarkan jalan dengan biaya sendiri, lantaran sudah banyak korban saat melintasi jalan tersebut. Pelebaran jalan juga dilakukan agar bila ada dua mobil berpapasan, bisa melibat.

Jalan yang semula 3,2 meter itu dilebarkan menjadi 5,2 meter. Sisi kanan dan kiri masing-masing dilebarkan 1 meter. Sedangkan panjangnya 1,2 kilometer.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.