Senin, 22 Jun 2026 00:32 WIB

Tak Tersentuh Perbaikan Sejak 1998, Atap Kelas SD di Ponorogo Ambruk

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 07 Jun 2022 14:00 WIB
Ruang kelas SDN 2 Dayakan yang ambrol. (Foto: Kusuma Mita/jatimnow.com)
Ruang kelas SDN 2 Dayakan yang ambrol. (Foto: Kusuma Mita/jatimnow.com)

Ponorogo - Atap Ruang kelas 5 SDN 2 Dayakan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, ambruk. Beruntungnya insiden ambrolnya atap ruangan terjadi saat sore hari.

"Kalau pas sekolah entah apa yang terjadi. Karena anak-anak masih sering main di sini," ujar Kepala SDN 2 Dayakan, Suroso, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kata Suroso, ruang kelas 5 SDN 2 Dayakan telah kosong selama 2 bulan. Para siswa yang berjumlah 20 orang sudah diungsikan ke perpustakaan sekolah.

Ruang kelas di sebelahnya, yakni kelas 6 pun hampir roboh. Sehingga para siswa juga diungsikan.

"Total 29 siswa yang diungsikan. 20 kelas 5 dan 9 siswa kelas 6," bebernya.

Menurutnya, perbaikan atap sudah dia ajukan sejak tahun 2021 lalu. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan.

Ruang lain juga nyaris roboh, seperti ruang guru, ruang kepala sekolah dan kamar mandi. Atap ruangan tersebut juga hampir bernasib sama.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Posisi atap itu sudah bahaya, karena keropos. Informasi dari para guru sejak tahun 1998 belum ada rehab sama sekali," imbuh Suroso.

Atap ruang kelas yang ambruk di SDN 2 Dayakan.Atap ruang kelas yang ambruk di SDN 2 Dayakan.

Suroso menerangkan, bangunan sekolah ada sejak tahun 1983 dan sempat direhab tahun 1993 dan tahun 1998. Dan hingga saat ini belum ada rehab terbaru.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Ini yang saya takutkan, apalagi ruang guru. Kalau sudah bunyi kretek langsung lari," jelasnya.

Saat ini SDN 2 Dayakan menampung 64 siswa dan 9 guru. Suroso pun berharap segera ada perbaikan agar proses belajar mengajar siswa tidak terganggu.

"Inginnya segera ada perbaikan atap seluruh gedung, baik ruang kelas 5, 6, ruang guru, Kepala Sekolah dan kamar mandi, supaya bisa segera digunakan kembali," pungkas Suroso.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.