Senin, 15 Jun 2026 12:21 WIB

Nelida Karya Mahasiswa UM Surabaya ini Beri Edukasi Pada Siswa SD

Para siswa SD saat memainkan Nelida.
Para siswa SD saat memainkan Nelida.

jatimnow.com - Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengembangkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diberi nama boneka limbah cerdas (Nelida).

Boneka ini digunakan untuk mengedukasi siswa sekolah dasar agar terhindar dari sikap menyimpang dan tindak kekerasan seksual yang sering datang mengancam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mereka adalah Erica Ayu Damayanti, Marta Kusuma Putri, Juditfa Fauziah, Fatma Aula Nursifah dan Salman Alfarizi.

Ketua kelompok Erica Ayu menjelaskan, Nelida yang diciptakan ini berbentuk seperti boneka tangan berkarakter yang terbuat dari kain perca. Fungsinya sebagai sarana dongeng yang dimainkan dalam panggung kecil dengan tema maupun bahasa edukasi seks secara dini khas dongeng.

"Nelida dimainkan oleh para siswa dari SD yang didampingi pendidik maupun guru. Caranya bersembunyi di bawah panggung kecil dengan berperan sesuai dengan cerita yang dibawakan mengenai pendidikan seksual," kata Ketua kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UMS Erica Ayu Damayanti di kampus setempat, Selasa (10/7/2018).

Ia menjelaskan cerita edukasi seks yang akan diceritakan itu dikembangkan dengan bahasa anak-anak, serta terjadwal mulai bagian tubuh mana saja yang boleh dipegang orang lain, proses kehamilan, hingga melahirkan.

"Untuk pertemuan 1-2 mengenai apa yang boleh dilakukan anak di depan umum dan tidak boleh dilakukan. Pertemuan 3-4 perbedaan anatomi, pertemuan ke 5-6 proses tubuh seperti kehamilan dan melahirkan. Sedangkan cerita ke 7-8 membahas dukungan kondusif agar anak mau konsultasi dengan orang tua," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Salah satu anggota kelompok, Juditfa Fauziah mengatakan sebelum mengedukasi anak SD lewat pertunjukan teater boneka tersebut, pihaknya melakukan tes kepada mereka.

"Awalnya kita melakukan tes, tapi mereka kurang memahami. Akhirnya kami buat teater boneka yang membuat pengetahuan mereka bertambah. Ternyata sangat efektif. Mereka akhirnya bilang bahwa kamu tidak boleh memegang salah satu bagian tubuh, bukan muhrim," tuturnya.

Dia berharap, dengan PKM yang mereka buat, masyarakat di Surabaya lebih peduli terhadap kekerasan yang dialami anak-anak. Selain itu, anak-anak bisa mencegah kekerasan seksual yang akan mereka alami.

"Untuk saat ini program ini telah di ujikan di SD Muhammadiyah 9 Surabaya dan kedepannya kita akan melakukan kerjasama dengan Puskesmas Kenjeran, Surabaya," harapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu Rektor UMS Dr Sukadiono bersyukur karena banyak PKM UMS yang lolos dan terdanai Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

"Mahasiswa semakin memiliki kemampuan untuk berkarya dan berinovasi. Ini merupakan komitmen kami kepada masyarakat melalui inovasi yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung," tuturnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.