Rabu, 17 Jun 2026 07:40 WIB

Mayat Wanita Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai Catak Banteng Jombang

Proses evakuasi jasad wanita di Sungai Catak Banteng, Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Proses evakuasi jasad wanita di Sungai Catak Banteng, Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Seorang wanita warga Dusun Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang nekat menceburkan diri ke Sungai Catak Banteng, Rabu (1/6/2022). Wanita yang ditemukan tewas tersangkut tumpukan sampah tersebut diketahui bernama Nurhayati (37).

Tak ada yang mengetahui peristiwa tersebut. Rabu sore, Nurhayati ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bawah jembatan di Dusun Suwaru, Desa Wringinpitu, Kecamatan Mojowarno.

Baca Juga: Geger, Rumah di Pemukiman Padat Jombang Disulap Jadi Kebun Ganja Ratusan Pot

Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas menyebut jika wanita tersebut nekat menceburkan diri ke sungai karena depresi.

Lebih lanjut, Yogas menjelaskan jasad Nurhayati pertama kali ditemukan warga yang melihatnya tersangkut di ranting bambu dan sampah kayu di Jembatan Suwaru sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat ditemukan, kondisinya sudah kaku dengan memakai baju berwarna putih dan celana panjang kain berwarna hijau.

“Jadi ini tadi ada laporan penemuan mayat di Dusun Suwaru, Desa Wringinpitu, namun saat itu juga langsung teridentifikasi kalau mayat ini adalah N (Nurhayati),” terang Yogas pada sejumlah wartawan.

Baca Juga: Bus Rombongan Alumni SMEA Negeri Jombang Alami Kecelakaan di Tulungagung

Nurhayati berhasil diidentifikasi setelah pihak keluarga membenarkan jenazah itu adalah kerabatnya. Menurut keterangan keluarga, Nurhayati memang terindikasi depresi karena faktor penyakit dan ekonomi.

“Menurut keterangan keluarga, dalam sebulan terakhir ini dia sudah tiga kali melakukan upaya bunuh diri dengan mengutarakan niat mau menceburkan diri ke sungai,” bebernya.

Aksi menceburkan diri ke sungai sudah beberapa kali digagalkan keluarga. Hingga Rabu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, suami korban mengetahui istrinya berlari keluar rumah untuk mencoba bunuh diri kembali.

Baca Juga: Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Bojonegoro

“Suaminya sudah berupaya mengejar, namun tidak berhasil menemukan korban. Hingga siang tadi dilapori ada jenazah di sungai dan benar itu adalah istrinya,” tegasnya.

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan polisi bersama petugas kesehatan, tak ditemukan bekas tanda penganiayaan di tubuh korban. Jenazah Nurhayati pun langsung diserahkan kepada keluarga.

“Tidak ada indikasi kekerasan, sehingga langsung diserahkan untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.