Selasa, 23 Jun 2026 09:20 WIB

Apes! Jambret di Kediri Cuma Dapat Rp4.000, Motifnya Bikin Trenyuh

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 31 Mei 2022 12:42 WIB
Pelaku saat dirilis di Polsek Pare. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pelaku saat dirilis di Polsek Pare. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Seorang jambret di Kabupaten Kediri yang viral dihajar warga di Pogar, Desa Tunglur, Kecamatan Badas sore kemarin ternyata hanya dapat Rp4.000. Di hadapan polisi, pengakuan pelaku itu bikin trenyuh.

Jambret yang apes itu diketahui bernama Ade (23), warga Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Aksi kejahatannya itu dilakukannya di kawasan Kampung Inggris. Korbannya pelajar dari luar Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Hendak Belanja ke Pasar, Emak-Emak di Tulungagung Terjatuh Dijambret

Sore itu, dia melihat seorang perempuan mengendarai sepeda pancal. Korban meletakkan tasnya di keranjang sepeda di bagian depan. Setelah memastikan kondisi kanan-kiri, pelaku pun langsung mengambil tas tersebut.

Apesnya, korban langsung teriak. Ade pun dikejar oleh warga dan tertangkap di wilayah Pogar. Sebelum tertangkap dan jadi bulan-bulanan warga, pelaku membuang tas milik korban berisi buku. Dia hanya membawa dompet. Lebih apes lagi, ternyata dompet tersebut hanya berisi Rp4.000 dan ATM yang mustahil dia kuras.

Kepada polisi, Ade mengaku nekat melakukan aksi itu lantaran terjerat utang rentenir untuk biaya operasi sang istri yang mengalami hamil di luar kandungan. Biayanya Rp12juta.

“Per minggu (bayarnya) 2 juta,” kata Ade saat pers rilis di Polsek Pare, Selasa (31/5/2022).

Lebih lanjut, di saat harus membayar utang itu, pekerjaannya sebagai kuli batu harus terhenti. Ade pun gelap mata hingga nekat melakukan aksi itu.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kapolsek Pare AKP Bowo Wicaksono mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara pelaku mengaku telah melakukan aksinya sebanyak dua kali. Dia selalu mengincar korban perempuan di kawasan Kampung Inggris. Yang pertama, dia berhasil memperoleh uang Rp1 juta dan perhiasan.

"Jadi pelaku ini mengaku terjerat utang untuk biaya operasi istrinya. Pekerjaannya sebagai kuli batu sedang berhenti," kata AKP Bowo.

Saat ini pelaku mendekam di rumah tahanan Polsek Pare. Penyidik masih akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap dugaan TKP-TKP lain oleh pelaku.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

"Kita sedang dalami terus adanya kemungkinan TKP lain oleh pelaku," tutup AKP Bowo.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang pria diduga jambret dihajar warga di Pogar, Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri viral di media sosial Instagram. Diketahui, aksi itu terjadi, Senin (30/5/2022) sore.

Rekaman video saat pelaku dihajar oleh warga itu diunggah oleh akun @infokediriraya. Dalam rangkulan bapak tua yang mencoba melindungi pelaku itu, beberapa kali bogem terlihat mendarat di kepala pelaku yang sudah bertelanjang dada.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.