Senin, 22 Jun 2026 20:57 WIB

Ketua DPC Kediri Mundur dari Demokrat karena Kecewa Musda Jatim, Lainnya Nyusul?

Ketua DPC Demokrat Kediri Yakup (kanan) (Foto: Dok. Demokrat jatim/jatimnow.com)
Ketua DPC Demokrat Kediri Yakup (kanan) (Foto: Dok. Demokrat jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Musda Demokrat Jatim telah usai dengan menetapkan Emil Dardak sebagai Ketua DPD. Namun, dampak panjang hasil Musda tersebut masih menyisakan kekecewaan di internal partai.

Setelah Bayu Airlangga yang merupakan calon Ketua Demokrat Jatim mundur, kini Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri, Yakup juga memutuskan mundur dari partai.

Baca Juga: Reno Zulkarnaen Lepas Posisi Sekretaris Demokrat Jatim

"Saya selaku Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri memutuskan mundur setelah melihat hilangnya demokrasi dalam tubuh partai pasca-penetapan hasil Musda Demokrat Jatim. Per-26 Mei, saya mundur dari Demokrat," kata Yakup dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/5/2022).

Yakup mengungkapkan, Partai Demokrat sudah tidak sesuai dengan platform perjuangan partai terkait proses Musda yang demokratis. Saat Musda Demokrat Jatim lalu, Bayu meraih 25 dukungan DPC, sementara Emil meraih 13 dukungan DPC plus 1 DPD.

"25 lawan 13 kok dimenangkan yang 13? saya kader yang pernah menjadi ketua ranting, ketua PAC, Sekretaris DPC sampai dengan ketua DPC,selama bersama Demokrat baru kali ini kami merasakan roh perjuangan kita untuk memperjuangkan demokrasi terasa tidak ada, untuk itu saya memilih keluar dari Demokrat," tegasnya.

Baca Juga: Demokrat Surabaya Gadang Emil Dardak Kembali Pimpin Jatim

Yakup menyebut, tidak hanya dirinya sebagai ketua DPC yang mundur. Nantinya, sejumlah Ketua DPC Demokrat di Jatim di beberapa daerah lain juga akan mundur mengikuti langkahnya.

"Bisa jadi sangat mungkin akan disusul dengan para ketua DPC lain atau kader Demokrat lainnya yang juga akan mundur," imbuh Ketua DPC yang juga dikenal dekat dengan NU dan aktivis di Kediri ini.

Baca Juga: Politisi Golkar Bayu Airlangga Dukung Pilkada Lewat DPRD

Yakup juga menyoroti soal pemilihan Emil yang dinilai loyal ke partai. Menurutnya, Bayu jauh lebih loyal dibanding Emil karena menantu Pakde Karwo merupakan kader Demokrat.

"Kalau tidak salah Emil itu dari PDI Perjuangan loncat ke Demokrat, baru menjadi Plt 2020. Mas Bayu jauh sebelum itu sudah menjadi pengurus Demokrat," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.