Sabtu, 20 Jun 2026 20:17 WIB

Gubernur Aceh Ajak Warganya di Surabaya Jaga Kearifan Leluhur

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (tengah-batik) di tengah KTR Surabaya di Gedung DPD Golkar Jatim (Foto: Golkar Jatim for jatimnow.com)
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (tengah-batik) di tengah KTR Surabaya di Gedung DPD Golkar Jatim (Foto: Golkar Jatim for jatimnow.com)

Surabaya - Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah mengajak kepada seluruh warganya yang berada di perantauan, termasuk di Surabaya, untuk terus menjaga marwah dan kearifan leluhur.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara halal bihalal sekaligus pelantikan pengurus Keluarga Tanah Rencong (KTR) Surabaya di kantor DPD Golkar Jawa Timur, Minggu (29/5/2022).

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

"Meski berada di perantauan, mari sama-sama kita jaga kearifan leluhur kita. Agar senantiasa menjadi lestari hingga akhir masa nanti. Insya Allah," ucap Nova panggilan akrabnya.

Nova yang didampingi Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal itu juga meminta masyarakat Aceh di Surabaya mau bersatu dan kompak untuk saling menjaga hubungan baik.

"Pesan saya, manfaatkan kesempatan yang sangat baik ini untuk meluaskan rezeki, dengan cara memperkuat jaringan pertemanan dan persaudaraan. Perpanjang usia kita, dengan saling bertukar kabar bahagia," katanya.

Ia juga berharap, masyarakat Aceh yang berada di Surabaya mampu menjadi pioner. Membawa keragaman budaya dan adat untuk mengenalkan mengharumkan nama daerah di kota-kota besar seperti Kota Pahlawan.

Baca Juga: Nurani Astra Terjunkan Alat Berat dan 35.500 Paket Bantuan ke Wilayah Bencana Su

"Dalam suasana dan semangat perdamaian ini, peran para perantau menjadi semakin penting. Tanpa kita sadari, sesungguhnya kita ini adalah diplomat dan duta besar. Di perantauan ini, kita mewakili budaya, adab, tata cara dan istiadat tanah kelahiran. Kitalah cermin dari karakter
bangsa," katanya.

Di tempat yang sama, Ketum KTR periode 2022-2025 Amiruddin Pasee mengatakan, sejak berdirinya KTR pada tahun 1956 misi dan tujuannya tidak lain adalah mempererat persaudaraan, terjalinnya silaturahmi, serta saling kunjung mengunjungi.

"Misi kita sekarang sama, karena kita sudah diwarisi dari dulu oleh tokoh-tokoh kita. Jadi tetap kita jalankan kebersamaan dalam segala hal, tanpa membedakan kasta. Karena kita masyarakat yang ada di Provinsi Aceh dan di Jawa Timur," ucap Amiruddin.

Baca Juga: Pidie Jaya Terkepung Krisis, Hendy Setiono Pasok Toren Air Bersih

Amiruddin mengatakan, selama ini program utama KTR adalah menjaga keutuhan kultur dan buadaya warga Aceh di Surabaya tetap terjalin. Beberapa kali, mereka bahkan sampai ikut andil dalam kesejahteraan pendidikan siswa ataupun mahasiswa yang ada di Surabaya.

Perhatian itu ia buktikan dengan menggagas pembuatan asrama mahasiswa Aceh di Surabaya, yang akhirnya dari inisiasi tersebut pendanaan ditanggung penuh oleh Gubernur Aceh.

"Selain itu, secara khusus kami juga sampaikan terima kasih kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah karena telah menganggarkan dana untuk pembangunan asrama mahasiswa Aceh di Surabaya," ucapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.