Sabtu, 20 Jun 2026 22:24 WIB

Tahun Ajaran Baru, Pengusaha Konveksi Kebanjiran Order Seragam Sekolah

Proses penjahitan seragam di temoat usaha milik Warti
Proses penjahitan seragam di temoat usaha milik Warti

jatimnow.com - Menjelang tahun ajaran baru 2018-2019, permintaan seragam sekolah di Surabaya naik hingga empat kali lipat. Hal ini tentu menjadi momen menggembirakan bagi para pengusaha konveksi.

Salah satunya dirasakan oleh pengusaha konveksi seragam, Industri Kecil Menengah (IKM), milik Warti Syahroni warga Dupak, Banjarejo Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Seragam sekolah ini di produksi Warti di rumahnya di Jalan Bangunrejo Gang 3, Kelurahan Dupak, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Warti dibantu oleh 16 karyawannya mulai dari bagian memotong kain, menjahit, memasang kancing, hingga finishing serta mengirim barang hasil produksi.

Warti mengatakan, menjelang tahun ajaran baru seperti ini, produksi seragam mulai dari SD, SMP hingga SMA naik empat kali lipat. Ia mengaku kewalahan dengan pesanan yang cukup banyak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalau hari-hari biasa kami hanya memproduksi 50-100 seragam, ini jelang ajaran tahun baru, kami cukup kewalahan melayani pesanan para konsumen," ujar Warti kepada jatimnow.com Selasa (10/7/2018).

Untuk harga jual baju seragam sekolah, Warti mematok antara Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu. Sedangkan untuk harga celana seragam dijual antara Rp 60 ribu sampai Rp 90 ribu.

Dalam sehari, Warti beserta 16 karyawannya yang merupakan warga sekitar itu bisa menjual hingga 400 potong seragam dengan berbagai varian ukuran.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Warti menambahkan, seiring banyaknya permintaan seragam sekolah, bahan baku dan biaya produksi pun mengalami kenaikan antara Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu per seragam.

"Rata-rata seragam sekolah dikirim ke Surabaya dan ke luar pulau seperti  Madura, Kupang, NTT, hingga Sampit Kalimantan Tengah," tukasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.