Senin, 15 Jun 2026 18:48 WIB

Gubernur Khofifah Terjunkan Tim Yankes Bergerak ke Pulau Kangean

Tim Yankes Bergerak diterjunkan ke Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.(Foto: Humas Pemprov Jatim)
Tim Yankes Bergerak diterjunkan ke Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.(Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa terus memperhatikan layanan kesehatan masyarakat. Tak terkecuali di daerah kepulauan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerjunkan tim Yankes Bergerak ke Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Tim tersebut akan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama 4 hari, yakni pada 21-24 Mei 2022.

Sebagai informasi, Tim Yankes Bergerak yang diterjukan kali ini berjumlah 49 orang. Terdiri atas 2 dokter spesialis bedah, 1 dokter spesialis obgyn, 4 dokter spesialis anastesi, 2 dokter spesialis mata, 1 dokter spesialis THT, 1 dokter umum, 12 perawat, 2 bidan, 2 apoteker, 1 teknisi elektromedik, 1 CSSD, dan 20 Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) lainnya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Tim tersebut gabungan dari beberapa rumah sakit, akademisi, dan organisasi profesi. Antara lain RSUD Dr. Soetomo, RSUD Haji, RSUD M.Noer Pamekasan, RS Mata Masyarakat Jawa Timur, Fakultas Vokasi Batra UNAIR, dan Ketua Organisasi Profesi Tenaga Kesehatan Tradisional (PPTI) yang dikoordinasi Dinas Kesehatan Jatim.

Pelayanan kesehatan berpusat di Rumah Sakit Abuya dan diberikan kepada 400 masyarakat Pulau Kangean yang berasal dari wilayah Puskesmas Arjasa dan Puskesmas Kangayan. Khofifah mengapresiasi seluruh tim medis yang berangkat dan memberikan layanan kesehatan semaksimal mungkin bagi mereka, terutama masyarakat kepulauan.

"Dedikasi melalui pelayanan kesehatan masyarakat harus tetap dijaga. Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan semua tim medis," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (27/5/2022).

Tidak hanya itu, Khofifah juga berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan tetap menjadi bagian dari prioritas layanan tanpa terkecuali.

"Meski memang jaraknya cukup jauh dari pusat kota, saya yakin pelayanan yang diberikan tetap sama tanpa mengecualikan," tuturnya.

Untuk diketahui, pelayanan kesehatan yang telah diberikan Tim Yankes Bergerak antara lain skrining awal dan layanan kesehatan dasar kepada seluruh pasien. Kemudian dilanjutkan dengan layanan bedah 63 pasien, layanan mata 112 pasien, layanan THT 28 pasien, layanan di poli nyeri 30 pasien, layanan di poli obgyn 68 pasien, dan layanan akupuntur 65 pasien.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Selain itu, pelayanan promotif dan preventif juga dilakukan dengan memberikan ramuan tradisional kepada masyarakat untuk meningkatkan stamina. Selanjutnya, Tim Yankes Bergerak memberikan pembinaan terkait perizinan RS dan manajemen Puskesmas serta pelatihan Asuhan Mandiri Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (ASMAN TOGA). Begitu pula pelatihan akupresur kepada petugas puskesmas dan para kader.

Menurut Khofifah, pelatihan tentang manfaat TOGA menjadi penting bagi masyarakat kepulauan agar mereka tetap dekat dengan budaya akarnya.

"Sehingga nanti jika ada keluhan, masyarakat dapat melakukan akupresur mandiri untuk mengatasi keluhan ringan yang sering dirasakan. Apalagi ini juga turut melestarikan budaya asli Indonesia yang sudah terkenal di Kepulauan Madura," sebutnya.

Usai tuntas pemberian layanan selama 4 hari, Tim Yankes Bergerak bersama jajaran Dinkes Sumenep menggelar evaluasi. Terutama terkait proses penyelenggaraan Yankes Bergerak, sarana dan prasarananya, Bahan Habis Pakai (BHP) dan SDM.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Secara khusus saya harap evaluasi yang telah dilakukan akan memunculkan sebuah ide baru dalam upaya pemberian kayanan kesehatan masyarakat kepulauan yang lebih baik kedepannya," harap Khofifah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sumenep dr. As’ad Zainudin menyampaikan terima kasih kepada Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran Dinkes Jatim. Sebab telah memberikan pelayanan kesehatan dasar maupun spesialistik kepada masyarakat Pulau Kangean. Ia berharap program Yankes Bergerak terus berlanjut sehingga bisa memberikan manfaat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kepulaun, khususnya masyarakat Pulau Kangean.

"Semoga layanan dari tim Yankes Bergerak bisa terus berlanjut. Utamanya bagi masyarakat Kepulauan di Jatim, terkhusus di Pulau Kangean. Terima kasih ibu gubernur," tutupnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.