Sabtu, 20 Jun 2026 12:11 WIB

Hujan Sejak Pagi, 11 Desa di Probolinggo Terendam Banjir

Banjir yang melanda dua kecamatan di Probolinggo. (Foto: Mahfud Hdiayatullah/jatimnow.com)
Banjir yang melanda dua kecamatan di Probolinggo. (Foto: Mahfud Hdiayatullah/jatimnow.com)

Probolinggo - Hujan lebat mengguyur wilayah Probolinggo pada Kamis (26/2/2022) pagi membuat sejumlah daerah di 2 kecamatan terendam banjir. Ada 11 desa yang terendam banjir, dengan rincian di Kecamatan Gending sebanyak 6 desa dan Kecamatan Pajarakan ada 5 desa.

"Total sebanyak 11 desa di dua kecamatan tersebut (terendam banjir)," kata koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Probolinggo Aris Setiawan.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Kelima desa di Kecamatan Gending diantaranya Desa Gending, Desa Jatiadi, Desa Pesisir, Desa Klaseman, Desa Brumbungan Lor dan Desa Bulang. Sedangkan di Kecamatan Pajarakan ada 6 Desa yakni Desa Karangpranti, Desa Karangeger, Desa Sukokerto, Deda Gejugan dan Penambangan.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Kasi Kedarutan Bencana BPBD Kabupaten Probolinggo, Abdul mengatakan, penyebab terjadinya banjir karena turunnya hujan dengan waktu lama dimulai pukul 04.30 - 12.10 WIB. Sehingga debit air sungai naik dan meluap ke permukiman warga. Genangan setinggi lutut orang dewasa.

"Ketinggian air sekitar 80 centimeter bahkan diketahui selain hujan deras ada tanggul jebol di Dusun Buyut Desa Gending RT 09 RW 04. Sehingga air masuk ke permukiman warga serta air laut dalam kondisi pasang," tegasnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Untuk menanggulangi dampak banjir di dua kecamatan tersebut, Abdullah mengaku telah menerjunkan Pusdalops berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana sudah menuju ke lokasi dan melakukan asesmen.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.