Rabu, 17 Jun 2026 19:29 WIB

Peredaran Uang Palsu di Sekitar Kebun Binatang Surabaya, Waspadai Modus Ini

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 23 Mei 2022 15:17 WIB
Barang bukti uang palsu yang disita polisi. (Foto: Polsek Gubeng/jatimnow.com)
Barang bukti uang palsu yang disita polisi. (Foto: Polsek Gubeng/jatimnow.com)

Surabaya - Saifud Rosid, pengedar uang palsu (Upal) di sekitaran Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang diamankan Polsek Gubeng kini sudah ditahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Lantas, bagaimana modusnya saat mengedarkan Upal?

"Terangka mengaku selain diedarkan dengan dijual secara COD atau ketemuan, Upal itu juga diedarkan ke penjual-penjual di sekitaran KBS. Jadi dia beli makanan atau minuman, kemudian dapat kembalian uang asli," jelas Kanitreskrim Polsek Gubeng, Iptu Kusmianto, Senin (23/5/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tak hanya dengan modus tersebut, pria 32 tahun warga Jalan Amir Mahmud, Gunung Anyar, Surabaya ini sebelumnya juga mengedarkan Upal di pinggir-pinggir jalan saat momen mendekati Lebaran atau jasa penukaran uang.

"Pengakuannya kalau saat jadi jasa penukaran uang, tersangka ini menyelipkan uang-uang palsunya di uang asli. Jadi masyarakat yang tidak teliti, bisa tertipu," kata Kusmianto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Baca Juga: Waspada! Uang Palsu Beredar di Sekitar Kebun Binatang Surabaya

Dari kejadian ini, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima uang, apalagi terhadap jasa penukaran uang. Khususnya, pada para pedagang-pedagang yang berjualan harus lebih teliti.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Upal yang diedarkan memang sangat mirip dengan uang asli. Tapi jika diteliti, dipegang, diraba, itu sangat terasa perbedaanya. Apalagi upal yang diedarkan ini upal kertas," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.