Kamis, 18 Jun 2026 23:15 WIB

Ikan di Danau Ngebel Ponorogo Mabuk Akibat Fenomena Letupan Belerang

Danau Ngebel Ponorogo
Danau Ngebel Ponorogo

jatimnow.com - Ikan-ikan di Telaga Ngebel Ponorogo mendadak muncul di permukaan dalam kondisi limbung atau kerap disebut mabuk. Tidak hanya ikan, namun juga beberapa hewan yang hidup di dalam danu tersebut, Senin (9/7/2018).

Hal ini dimungkinkan lantaran letupan belerang yang berada di bawah danau keluar yang dipicu oleh datangnya musim dingin.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Meletupnya belerang tahun ini dimulai pada Jumat (6/7/2018) lalu. Ikan dalam keramba warga pun banyak yang kelimpungan dan muncul kepermukaan.

"Sudah mulai Jumat lalu, dan sampai saat ini masih berlangsung. Ya biasanya seminggu mbak," kata Camat Ngebel, Suseno kepada jatimnow.com, Senin (9/7/2018).

Ia mengaku, meletupnya blerang itu hal yang wajar terjadi. Jika tahun sebelumnya terjadi hingga dua kali, pada tahun ini baru sekali.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya dua sampai tiga kali, tahun ini baru sekarang. Ini karena dingin sekali, makanya blerangnya meletup," bebernya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Kendati demikian, lanjut ia, fenomena itu malah dimanfaatkan oleh para pencari ikan. Suseno juga mengungkapkan banyak pencari ikan yang berdatangan.

"Sebagian dari mereka pun mengatakan jika mengonsumsi ikan yang mabuk tersebut tak berbahaya, bahkan dapat digunakan untuk jamu," jelasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Di sisi lain, Plt Dinas Pariwisata, Sapto Djatmiko, mengungkapkan, fenomena belerang tidak berpengaruh minat pengunjung telaga.  

"Gak ada pengaruh. Tapi sebaiknya bagi pemilik resto menyiapkan stok ikan dari luar saja," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto
 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.