Sabtu, 20 Jun 2026 22:24 WIB

Anwar Sadad Sayangkan Bendera LGBT Sempat Terpasang di Kantor Kedutaan Inggris

Ketua Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Kantor Kedutaan Besar Inggris di Jakarta mendapat cibiran setelah sempat mengibarkan bendera pelangi sebagai lambang LGBT.

Banyak pihak yang menyayangkan dan mengecam insiden tersebut. Salah satunya Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad yang menyebut jika seharusnya Inggris menjaga hubungan baiknya dengan Indonesia.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Tidak sepantasnya Kedubes Inggris mengibarkan bendera LGBT di kantornya di Jakarta. Persahabatan Inggris-Indonesia harusnya tidak dalam pengertian secara fisik, tapi juga dalam bentuk penghormatan terhadap prinsip dan keyakinan masing-masing," ujar Sadad dalam akun Twitter @ansadad seperti dilihat jatimnow.com, Sabtu (21/5/2022).

Sadad menganggap, Kedubes Inggris mengabaikan fakta bahwa LGBT masih menjadi isu sensitif di Indonesia. Apalagi, populasi muslim di Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Menurut Wakil Ketua DPRD Jatim ini, Inggris yang memiliki tokoh intelektual harusnya bisa membaca terkait isu LGBT di Indonesia yang mendapat banyak perlawanan. Ia mendesak Kedubes Inggris segera mencopot bendera LGBT tersebut.

Baca Juga: Gerindra Jatim Ungkap Manfaat Ekonomi Program Gentengisasi Untuk Warga

"Negara semaju Inggris dengan tradisi intelektual dan akademis yang sudah kokoh sejak ratusan tahun tidak mungkin abai atau tidak paham tentang isu yang sedemikian sensitif," kata Wakil Ketua DPRD Jatim itu.

"Saya berharap pihak Kedubes Inggris bersedia mengoreksi tindakannya dan meminta maaf kepada muslimin di Indonesia. Saya memaklumi jika ada reaksi keras dari organisasi kemasyarakatan atau organisasi keagamaan terhadap masalah tersebut," sambungnya.

Bendera LGBT itu berkibar di Kedubes Inggris untuk Indonesia. Hal itu langsung mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. PWNU Jatim juga sudah meminta Kedubes Inggris untuk mencopot bendera itu.

Baca Juga: Gerindra Partai dengan Elektabilitas Tertinggi di Jatim

Dan pada Sabtu siang, bendera LGBT itu terpantau sudah tidak ada di Kedubes Inggris. Bendera pelangi LGBT sudah diganti dengan bendera Ukraina berwarna kuning. Sementara bendera Inggris tetap berkibar.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.