Minggu, 07 Jun 2026 04:16 WIB

BPCB Duga Temuan Arca di Tulungagung Bagian dari Sebuah Candi

Petugas saat sedang meninjau temuan arca. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat sedang meninjau temuan arca. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur meninjau lokasi temuan arca di Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Dua buah objek diduga cagar budaya berupa Arca Dwarapala dan Arca Naga ditemukan di desa tersebut.

Petugas BPCB juga melakukan pemantauan di lokasi temuan. Hasilnya mereka menemukan struktur bangunan, batu bata berelief serta pecahan keramik yang diduga berasal dari masa dinasti Yuan dan Eropa.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Arkeolog BPCB Jawa Timur Mohamad Ichwan mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan lapangan, diduga kuat terdapat bangunan berupa candi di kawasan tersebut. Dugaan ini mengacu ditemukannya arca serta struktur bangunan. Kedua benda tersebut diduga sangat berkaitan erat.

Baca juga: Temuan Arca Dwarapala di Tulungagung Diteliti Tim Pusat Survei Badan Geologi

"Berdasarkan hasil pemantauan kami menemukan adanya struktur bangunan tak jauh dari lokasi temuan arca, dugaan kuat mengarah ke bangunan candi," ujarnya, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Dear Prabowo, Produsen Tahu di Tulungagung Resah Karena Harga Kedelai Naik

Lebih lanjut Ichwan menerangkan, Arca Dwarapala merupakan simbol penjaga sebuah bangunan suci atau candi. Sedangkan Arca Naga memiliki kisah sendiri dalam Agama Hindu. Keduanya merupakan bagian dari sebuah bangunan candi. Beberapa candi seperti Candi Penataran di Blitar juga terdapat hiasan ornamen Arca Naga.

"Untuk periodesasi atau zaman masih belum bisa kita simpulkan, namun dugaan kami ini adalah candi bercorak Hindu," tuturnya.

Temuan arca, struktur dan pecahan keramin di Desa ini sangat menarik. Terlebih lokasi ini tidak terlalu jauh dari beberapa situs purbakala seperti Candi Mirigambar dan Goa Selomangleng. Pihak BPCB sendiri merekomendasikan eskavasi guna keperluan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Ini temuan yang sangat menarik terlebih dari laporan masyarakat juga banyak ditemukan benda purbakala beberapa tahun lalu," pungkasnya.

Kedua arca ini ditemukan oleh warga setempat pada pertengahan bulan Februari lalu. Mereka menemukan arca saat sedang menggali pondasi untuk membuat gudang masjid. Pascatemuan, kedua arca disimpan oleh warga sekitar. Lokasi temuan juga telah diteliti oleh tim dari Badan Geologi Bandung. Hasilnya mereka menukan sejumlah anomali yang berada di dalam tanah.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Jember tidak lagi dipandang sekedar daerah rural yang identik dengan komoditas tembakau atau pusat edukasi regional. Namun, telah bertransformasi menjadi magnet investasi baru.