Kamis, 18 Jun 2026 03:31 WIB

Ada Pembatasan Usia, Ratusan CJH Asal Jombang Batal Berangkat Tahun Ini

Salah satu calon jamaah haji asal Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang saat melakukan pelunasan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)
Salah satu calon jamaah haji asal Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang saat melakukan pelunasan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Setidaknya ada 1.051 calon jamaah haji (CJH) asal Jombang yang rencananya berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini. Namun setelah adanya kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi terkait pembatasan usia, maka kuota CJH berkurang. Tidak semua CJH asal Jombang yang sudah terdaftar bisa berangkat tahun ini.

Kasi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Jombang Moh. Salim Basawat menjelaskan, dalam kondisi normal tanpa ada kasus pandemi maka ada 2 kloter lebih CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

"Banyak, bisa 2 kloter lebih sekitar 1.051 orang. Tapi karena ada pembatasan dari Pemerintah Saudi, maka Indonesia dapat kuota 49 persen. Nah, Jombang dapatnya (kuota) 506 orang," terang Salim, Kamis (19/5/2022).

Dari kuota 506 CJH, ada 477 orang yang dipastikan berangkat ke Tanah Suci. Mereka berasal dari 7 KBIH yang ada di Jombang.

"Dari 506 itu yang berangkat 477 orang. Sisanya mengundurkan diri, ya karena mereka ingin berangkat tahun depan. Gabung dengan istri atau gabung dengan suaminya. Ini tidak mencabut, hanya menunda keberangkatan," bebernya.

Salim menerangkan, CJH yang berangkat tahun ini seharusnya berangkat pada 2020 lalu. Semua CJH tidak ada yang mengundurkan diri.

"Hampir tidak ada yang mengundurkan diri. Kalau mereka yang orang tuanya meninggal, diganti dengan anaknya," tegasnya.

Dari 477 CJH, ada 465 orang yang melakukan pelunasan biaya haji sebesar Rp12.142.938. Adapun biaya untuk pergi haji tahun ini sebesar Rp37.577.602.

Baca Juga: Perkuat Fasilitas Publik, BRI Jemursari Revitalisasi Area Masjid Al Ikhlas Kemen

"Nanti bank itu terakhir kan pukul 15.00 WIB, pelunasan ya. Nanti kalau sampai pukul 15.00 WIB belum pelunasan, ya kami tinggal. Tetapi kami sudah mengarahkan seluruh komponen Kemenag maupun KBIH, masing-masing kecamatan untuk menyisir mereka yang berangkat tahun ini. Kemungkinan kecil kami meninggalkan mereka itu," paparnya.

Keberangkatan CJH secara nasional pada 3 Juni untuk gelombang pertama. Sedangkan untuk gelombang kedua pada 4 Juli.

"Untuk Jombang jadwalnya masih menunggu petunjuk dari Jawa Timur," ucapnya.

Terkait CJH yang melebihi usia dan belum bisa berangkat tahun ini, mereka tidak perlu khawatir lantaran tetap akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun berikutnya.

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

"Yang usianya di atas 65 tahun itu nanti dia berangkat tahun depan. Karena pembatasan usia ini berlaku pada tahun ini saja, karena ini masih ada pandemi," tukasnya.

Sementara itu, Shoimatun Imroatusholihah asal Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, merupakan salah satu CJH yang berangkata tahun ini. Ia pun mengaku senang.

"Ya tahun ini berangkat. Kalau sebenarnya ya 2020 berangkatnya. Ya ini kan baru saja pelunasan dan saya bersyukur sekali bisa berangkat ke Tanah Suci setelah menunggu 11 tahun," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.