Sabtu, 06 Jun 2026 08:04 WIB

Hadiri Perayaan Waisak di Malang, Ini Pesan Biksu asal Thailand

Biksu asal Thailand, Kittichai, yang hadir dalam perayaan Waisak di Candi Sumberawan. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Biksu asal Thailand, Kittichai, yang hadir dalam perayaan Waisak di Candi Sumberawan. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Ternyata perayaan Waisak di Candi Sumberawan Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Minggu (16/05/2022), tidak hanya dihadiri umat Buddha di Malang Raya saja. Namun juga makin istimewa karena dihadiri biksu asal Thailand bernama Kittichai.

Secara khusus, biksu asal negeri Gajah Putih ini mengatakan baru pertama kali ke candi peninggalan Kerajaan Singosari ini.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

"Di sini suasananya sejuk sekali, sangat nyaman untuk berada di sini," ucapnya saat dijumpai.

Hal ini tidak mengherankan, pasalnya ia saat ini tinggal di Kota Surabaya yang terkenal memiliki suhu udara yang panas.

"Sekarang saya tinggal di Surabaya, sudah 5 tahun," ungkapnya.

Kepada jatimnow.com, Kittichai menceritakan, sebenarnya sejak 1993 dirinya sudah mendarat di Indonesia.

Baca Juga: Bikkhu Buddha di Tulungagung Gelar Tradisi Pindapata Jelang Waisak

"Saat itu saya belum menjadi biksu, saya resmi menjadi biksu pada 2005. Sehingga sejak saat itu saya jadi sering mengunjungi peninggalan-peninggalan Buddha di Indonesia," bebernya.

"Tapi saya masih sering pulang ke Thailand atau sekadar mengunjungi negara-negara lain yang punya peninggalan Buddha," sambungnya.

Lebih lanjut, pria yang cukup lancar berbahasa Indonesia ini mengingatkan agar Umat Buddha yang ada di seluruh dunia agar melakukan aksi nyata untuk menerapkan ajaran-ajaran Sidharta Gautama.

Baca Juga: Sambut 56 Biksu di Mojokerto, Indah Kurnia Serukan Pesan Damai

"Ajaran-ajaran harus dipraktikkan, bukan hanya seremonial saja, karena kalau tidak dipraktikkan akan menjadi umat yang tidak lengkap. Sehingga saya harap Waisak tahun ini bukan perayaan ikut ritual saja, tapi selalu melaksanakan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.