Rabu, 22 Jul 2026 08:59 WIB

Hadiri Perayaan Waisak di Malang, Ini Pesan Biksu asal Thailand

Biksu asal Thailand, Kittichai, yang hadir dalam perayaan Waisak di Candi Sumberawan. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)
Biksu asal Thailand, Kittichai, yang hadir dalam perayaan Waisak di Candi Sumberawan. (Foto: Rizal Adhi Pratama/jatimnow.com)

Malang - Ternyata perayaan Waisak di Candi Sumberawan Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Minggu (16/05/2022), tidak hanya dihadiri umat Buddha di Malang Raya saja. Namun juga makin istimewa karena dihadiri biksu asal Thailand bernama Kittichai.

Secara khusus, biksu asal negeri Gajah Putih ini mengatakan baru pertama kali ke candi peninggalan Kerajaan Singosari ini.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

"Di sini suasananya sejuk sekali, sangat nyaman untuk berada di sini," ucapnya saat dijumpai.

Hal ini tidak mengherankan, pasalnya ia saat ini tinggal di Kota Surabaya yang terkenal memiliki suhu udara yang panas.

"Sekarang saya tinggal di Surabaya, sudah 5 tahun," ungkapnya.

Kepada jatimnow.com, Kittichai menceritakan, sebenarnya sejak 1993 dirinya sudah mendarat di Indonesia.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

"Saat itu saya belum menjadi biksu, saya resmi menjadi biksu pada 2005. Sehingga sejak saat itu saya jadi sering mengunjungi peninggalan-peninggalan Buddha di Indonesia," bebernya.

"Tapi saya masih sering pulang ke Thailand atau sekadar mengunjungi negara-negara lain yang punya peninggalan Buddha," sambungnya.

Lebih lanjut, pria yang cukup lancar berbahasa Indonesia ini mengingatkan agar Umat Buddha yang ada di seluruh dunia agar melakukan aksi nyata untuk menerapkan ajaran-ajaran Sidharta Gautama.

Baca Juga: Bikkhu Buddha di Tulungagung Gelar Tradisi Pindapata Jelang Waisak

"Ajaran-ajaran harus dipraktikkan, bukan hanya seremonial saja, karena kalau tidak dipraktikkan akan menjadi umat yang tidak lengkap. Sehingga saya harap Waisak tahun ini bukan perayaan ikut ritual saja, tapi selalu melaksanakan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.