Minggu, 21 Jun 2026 03:50 WIB

Hindari Kecanduan Gadget, Anak-anak di Kota Probolinggo Diajak Main Catur

Anak-anak dan para atlet catur berlatih di Gor Ahmad Yani Kota Probolinggo (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)
Anak-anak dan para atlet catur berlatih di Gor Ahmad Yani Kota Probolinggo (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

Probolinggo - Anak-anak di Kota Probolinggo diajak bermain catur untuk menghindarkan mereka kecanduan gadget. Kegiatan ini untuk mengikis kekhawatiran para orangtua atas gempuran teknologi.

"Ini yang sangat dikhawatirkan orangtua bila tidak dilakukan pengarahan anak sejak dini. Sebab anak-anak akan sering menyendiri bila ketergantungan dengan smartphone," ungkap Joko Dwi Pratowo, warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kadengan, Kota Probolinggo, Minggu (15/5/2022).

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Menurut Joko, bila anak-anak memiliki ketergantungan terhadap smartphone, maka secara perilaku, mereka akan jauh dari kalangan sosial atau bermasyarakat.

"Sehingga kami menilai dengan adanya dampak perkembangan teknologi itu, kami tertarik mengarahkan anak-anak ini untuk berolahraga catur," ujarnya.

Joko menyebut, dari permainan catur itu, bisa dilihat perkembangan pola pikir anak. Karena catur merupakan salah satu olahraga otak.

"Di sana ia bisa dekat dengan teman-temannya dan bisa berinteraksi sosial dengan anak-anak seusianya," ungkap dia.

Anak-anak dan para atlet catur berlatih di Gor Ahmad Yani Kota ProbolinggoAnak-anak dan para atlet catur berlatih di Gor Ahmad Yani Kota Probolinggo

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

Sementara salah satu pelatih Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Probolinggo, M. Yanto menambahkan, saat ini, tercatat ada 60 atlet catur, mulai dari tingkat yunior hingga senior.

"Yang aktif berlatih di sekolah catur mulai usia 7 sampai 21 tahun," jelas Yanto.

Kegiatan mengasah skill atlet catur di daerahnya, lanjut Yanto, digelar rutin sepekan dua kali, yaitu pada Sabtu dan Minggu.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

"Tapi kalau menjelang event kejuaran, para atlet latihannya lebih maksimal bisa digelar setiap hari," tambahnya.

Bahkan atlet catur di Kota Probolinggo sudah banyak menorehkan prestasi dalam kejuaran tingkat nasional, provinsi dan daerah.

"Untuk di kejurnas ada empat atlet yang berprestasi. Dua atlet kejurprov berhasil meraih medali emas dan beberapa perlombaan lainnya," beber Yanto.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.