Kamis, 18 Jun 2026 04:50 WIB

Mas Dhito Dorong Desa Tingkatkan Pelayanan, Siapkan Reward and Punishment

Mas Dhito dalam acara silaturahmi dan halal bihalal dengan kepala desa di Convention Hall SLG. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito dalam acara silaturahmi dan halal bihalal dengan kepala desa di Convention Hall SLG. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Hanindhito Himawan Pramana terus mendorong jajaran pemerintahannya termasuk desa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, di hadapan Kepala Desa se-Kabupaten Kediri, Mas Dhito tegas akan melakukan pengawasan ketat terhadap pelayanan pemerintah desa kepada warganya.

"Bapak Ibu semua kepala desa, bahwa desa ini mulai tahun depan akan saya monitor mana-mana saja yang pelayanannya dianggap kendur mana-mana saja yang pelayanannya maksimal," kata Mas Dhito melalui rilis yang diterima Sabtu (14/5/2022).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Pesan yang disampaikan Mas Dhito dalam acara silaturahmi dan halal bihalal dengan kepala desa di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Jumat (13/5/2022) malam itu bukan main-main. Bagi desa yang pelayanan kepada warganya dinilai kendor, bakal diberikan sanksi. Pun demikian, bagi Pemdes yang pelayanan kepada warganya maksimal dan baik bakal diberikan reward.

"Tahun ini sebenarnya sudah kita monitor tapi kita belum melakukan reward and punishment," ungkap Mas Dhito.

Di sisi lain, Mas Dhito menyampaikan dia datang dan memimpin Kabupaten Kediri yang memiliki wilayah 26 kecamatan, terdiri dari 343 desa dan 1 kelurahan itu bukan untuk ditakuti. Sebagaimana yang disampaikan saat bertemu camat dan kepala OPD, Mas Dhito meminta kepala desa untuk tidak takut bertemu bupati.

Diharapkan dengan pertemuan itu, bilamana ada persoalan di masyarakat kepala desa dapat menyampaikan secara langsung untuk bersama dicari solusi. Untuk itu, Mas Dhito kembali berpesan kepala desa supaya tidak sungkan bertemu dirinya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Saya itu datang ke Kediri tidak mau kalau orang itu ketemu saya takut. Bukan itu yang saya cari. Tapi bagaimana caranya membangun Kediri itu dari hati nurani," tuturnya.

Kepada kepala desa yang hadir, Mas Dhito pun meminta maaf bilamana ada kebijakan, atau pelayanan yang dilakukan pemerintahannya dirasa kurang memuaskan. Pihaknya pun meminta kepala desa tidak sungkan untuk mengoreksi dirinya.

"Karena saya ataupun pemerintahan kabupaten ini enggak akan bisa maju kalau tidak dikoreksi dari tataran pemerintahan yang paling mendasar yaitu adalah pemerintahan desa," tandasnya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sementara itu, Kepala Desa Kedak Sunarti saat disinggung mengenai pernyataan bupati yang akan melakukan monitoring pelayanan di Pemdes menyatakan langkah itu menunjukkan sikap Mas Dhito yang peduli dengan masyarakat. Kegiatan monitoring itu justru dinilai akan memacu Pemdes dalam meningkatkan pelayanan.

"Tentunya sebagai aparat pemerintah juga tidak akan sembrono, karena itu kewajiban kita sebagai pelayan masyarakat. Dan itu saya sangat setuju," katanya mendukung.

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.