Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Cegah PMK, RPH hingga Pasar Hewan di Lamongan Disemprot Disinfektan

Sterilisasi pasar sapi di Lamongan dengan menyemprotkan desinfektan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sterilisasi pasar sapi di Lamongan dengan menyemprotkan desinfektan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah mewabah mendapat perhatian serius. Di Lamongan seluruh lokasi berpotensi menjadi tempat berkembangnya PMK disemprot disinfektan.

Lokasi-lokasi tersebut, antara lain pasar sapi, rumah pemotongan hewan (RPH) dan kandang ternak sapi. Hal tersebut disampaikan bagian Pengamatan Penyakit Hewan pada Disnakeswan Lamongan, Dini Kusumayana.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Ia menyebut, disinfektan dan pendampingan dilakukan pihaknya kepada seluruh sapi yang terjangkit. Semisal di kandang milik H. Supar yang ada di Desa Soko, Kecamatan Tikung.

"Penyemprotan disinfektan di kandang ini bertujuan untuk membunuh kuman di kandang agar tetap steril dan mencegah penyebaran PMK pada hewan ternak menyebar," katanya kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Dikabarkan olehnya, sebanyak 53 sapi yang terjangkit milik peternak H. Supar telah membaik meski 14 ekor lainya belum menunjukan tanda-tanda kesembuhan. Selain disinfektan, pihaknya juga rutin melakukan edukasi terkait pencegahan dan penanganan dini.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Kami bersama stakeholder lain juga melakukan upaya sosialisasi kepada kelompok peternak mengenai PMK ini," ujarnya.

Di sisi lain, petugas BPBD Provinsi Jatim dan Lamongan pada hari ini menerjunkan 1 unit motor Tosa dan 4 sprayer di pasar hewan Jl. Raya Mantup, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung.

"Hari ini kita sterilisasi di pasar hewan, dan beberapa RPH. Ini akan rutin di lakukan," ujar Kepala BPBD Lamongan, Gunadi.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Upaya lain juga dilakukan Polres Lamongan. Yaitu melakukan pengawasan dan penyekatan lalu lintas hewan ternak.

"Kita juga adakan pengawasan dan upaya penyembuhan hewan yang sedang sakit, juga memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada para peternak bahwa penyakit ini bisa diredakan gejala yang timbul dengan pengobatan serta kami bagikan obat obatan disinfektan," tutup Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.