Minggu, 14 Jun 2026 08:47 WIB

Keluarga Informan Polisi Gadungan di Mojokerto Diusir dari Desa Balongwono

Warga saat meminta keluarga Vicky Andri Asmoko keluar dari Desa Balongwono, Trowulan. Tangkapan layar WhatsApp grup)
Warga saat meminta keluarga Vicky Andri Asmoko keluar dari Desa Balongwono, Trowulan. Tangkapan layar WhatsApp grup)

Mojokerto - Vicky Andri Asmoko diusir warga untuk meninggalkan Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dia merupakan informan salah satu polisi gadungan yang sebelumnya ditangkap aparat berwenang.

Bukan hanya Vicky Andri yang diusir. Ayah, ibu, adik dan keponakannya juga diminta meninggalkan Desa Balongwono. Mereka dianggap telah mencoreng nama baik desa.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Awalnya hanya musyawarah buntut kejadian polisi gadungan yang memeras warga kami. Ternyata ada salah satu warga kami yang juga menjadi pelaku hingga membuat warga merasa tercoreng namanya Desa Balongwono ini," kata Kepala Desa Balongwono Puji Wahyu Ningsih, Rabu (12/5/2022) malam.

Ia menambahkan, ratusan warga datang berbondong-bondong ke balai desa untuk melihat jalannya musyawarah. Hasil musyawarah meminta agar keluarga pemberi informasi kepada tiga tersangka lain itu segera meninggalkan desa.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Hasil musyawarah diputuskan mufakat keluarga Vicky keluar dari Dusun Wates Lor, Desa Balongwono untuk selamanya. Saya sudah berusaha meredam, ternyata warga tidak mau. Sekarang sudah diamankan ke polsek," tuturnya.

Menurut Puji, Vicky berperan sebagai informan atau pemberi informasi yang akan menjadi target pemerasan dalam kasus polisi gadungan bersama tiga tersangka dengan modus terlibat peredaran narkoba.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Total nilai Rp70 juta dari dua korban yang dimintai uang. Modusnya jemput paksa di rumah dan menyebut terjerat kasus narkoba. Mereka ini mengatasnamakan Polri," pungkasnya.

Baca Juga: Polisi Gadungan Peras Warga di Mojokerto, Polres Imbau Hal Ini

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.