Rabu, 17 Jun 2026 21:55 WIB

Viral Pernikahan Tanpa Pengantin Pria di Magetan, Segini Biaya yang Dikeluarkan

Tangkapan layar video pernikahan tanpa calon pengantin pria di Magetan yang viral
Tangkapan layar video pernikahan tanpa calon pengantin pria di Magetan yang viral

Magetan - Dana puluhan juta rupiah sudah dikeluarkan keluarga pengantin wanita hingga hari pernikahan, meski mempelai pria tidak datang. Video pernikahan tanpa pengantin pria di Magetan itu pun viral di media sosial.

Pernikahan tanpa dihadiri pengantin pria itu berlangsung di Desa Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

"Sudah habis banyak mbak. Semua sudah disewa, dipesan oleh keluarga perempuan. Keluarga dari pihak saya. Tapi akhirnya batal," ujar bapak angkat dari pengantin perempuan, Suhardi, Rabu (11/5/2022).

Baca juga:  Viral, Calon Pengantin Perempuan Sendirian di Magetan, Laki-lakinya Kemana?

Dia menjelaskan, total dana yang sudah dikeluarkan keluarganya adalah Rp 54 juta. Dengan rincian biaya make up, makanan yang disiapkan, tenda dan lain-lain.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Suhardi mengungkap bahwa saat kejadian pada 8 Mei 2022 lalu, perkara ini sempat dibawa ke pihak kepolisian. Kedua keluarga baik dari calon pengantin perempuan dan calon pengantin laki-laki datang ke Mapolsek Maospati.

"Kami tidak menuntut apa-apa. Pernikahan yang jelas batal. Karena sampai pukul 20.30 WIB, calon pengantin laki-laki tidak datang. Tapi biaya pernikahan ditanggung bersama," tegasnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Atas kesepakatan itu, biaya Rp 54 juta akhirnya dibagi dua. Pihak keluarga pengantin laki-laki wajib melunasi, maksimal satu bulan ke depan.

"Kalau masih ingkar ya pasti ada tindakan dari kami," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.