Sabtu, 20 Jun 2026 09:23 WIB

Viral Pernikahan Tanpa Mempelai Pria, KUA Maospati: Calon Pengantin Sudah Rapak

Kantor KUA Maospati. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kantor KUA Maospati. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Magetan - Sebuah resepsi pernikahan di Desa Gambiran, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan viral karena tanpa kehadiran mempelai pria.

Selain tak hadir di resepsi, mempelai pria juga tak melakukan akad nikah, yang artinya belum terjadi pernikahan. Kisah ini masih saja menyisakan misteri.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Maospati sebenarnya telah datang ke lokasi. Namun karena tidak ada mempelai pria, petugas KUA pun balik kanan.

"Saya datang. Tapi saat mau masuk saya dihadang oleh Pak Modin (perangkat desa), bilang kalau mempelai pria belum datang. Akhirnya saya menunggu di warung kopi. Saya tunggu sampai pukul 10 siang, tapi ndak datang juga," ujar Kepala KUA Maospati, Sujak, Rabu (11/5/2022) .

Dia menjelaskan bahwa keduanya datang bersama saat mengurus persyaratan pernikahan ke KUA Maospati, bukan perwakilan dari pihak keluarga.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Baca Juga: Viral Pernikahan Tanpa Pengantin Pria, Begini Penjelasan Pihak Mempelai Wanita

"Kedua calon mempelai sendiri yang mengurus ke kantor KUA Maospati. Sejauh ini pihak KUA tidak mengetahui alasan mempelai pria kabur tidak datang saat akad nikah dan resepsi," katanya heran.

Sujak menerangkan, bahwa kedua belah pihak telah rapak (pengurusan administrasi). Datang semua berdua ke kantor KUA da semua sudah beres administrasinya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Dia pribadi merasa kasihan kepada mempelai perempuan. Biaya administrasi sebesar Rp600 ribu ke KUA juga telah lunas. Pembayaran administrasi KUA oleh kedua mempelai telah dibayar secara online di Kantor Pos.

"Sudah semua beres, administrasinya juga sudah Rp600 ribu dibayar online di Kantor Pos katanya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.