Sabtu, 20 Jun 2026 23:43 WIB

Tenang! Virus PMK Tidak Menular ke Manusia, Pemerintah Akan Bikin Vaksin Sendiri

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kanan) dan Gubernur Jatim Khofifah (kiri) usai melakukan Rakor bersama Forkopimda Jatim di Grahadi.(Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kanan) dan Gubernur Jatim Khofifah (kiri) usai melakukan Rakor bersama Forkopimda Jatim di Grahadi.(Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak tidak menular ke manusia. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu panik berlebihan karena penyakit tersebut hanya menjangkiti sapi, kambing, babi dan hewan ternaik lain.

"Saya sampaikan kesepakatannya PMK ini pada sapi, tidak menular pada manusia itu yang terpenting. Paparan tadi oleh Menkes di sidang kabinet begitu, tidak pernah ada PMK yang menular ke manusia," ucap Mentan usai menggelar Rapat Koordinasi dengan Gubernur dan Forkopimda Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (9/5/2022) malam.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

"Jangan panik. Sudah banyak panik massal dan kami atasi bersama. Pertama (ini) tidak bahaya ke manusia," sambungnya.

Saat ini Pemerintah Pusat telah fokus melakukan penelitian tentang virus yang telah menjangkiti hewan ternak di empat kabupaten di Jatim dan dua kabupaten di Aceh itu. Untuk mencegah penularan lebih luas, pemerintah berencana membuat vaksin sendiri.

Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Wabah PMK, Disnakeswan Tulungagung Pantau Pasar Hewan

"Sesudah itu baru ditentukan vaksin yang cocok. Kemungkinan vaksinnya tadi ibu gubernur, kita buat sendiri saja seperti yang lalu ternyata cukup ampuh," katanya.

Di tempat sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga meminta kepada seluruh stakeholder untuk turut menjelaskan kepada masyarakat hingga pelosok bahwa virus PMK tidak menular ke manusia.

Baca Juga: Vaksinasi jadi Kunci Pengendalian PMK di Lamongan

"Pak Mentan bilang, Pak Menkes bilang, nggak menular manusia. Tolong saya sering kali bilang pendekatan pentahelix. Maka media dan pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, Media private sector tolong disampaikan bahwa PMK nggak menular ke manusia," ucap Khofifah.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.