Rabu, 17 Jun 2026 17:11 WIB

PMK Ternak Merebak di Jatim, DKPP Kabupaten Kediri Siapkan Langkah Antisipasi

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 08 Mei 2022 14:22 WIB
Ilustrasi. Peternakan sapi di Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Ilustrasi. Peternakan sapi di Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto segera diantisipasi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri.

Langkah antisipasi ini disiapkan DKPP agar kasus tersebut tak merebak di Kabupaten Kediri. Saat ini menurut Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri, drh. Yuni di Kabupaten Kediri masih aman dari PMK.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Belum ada laporan yang masuk, maupun temuan di lapangan adanya hewan ternak yang diindikasi terkena penyakit mulut dan kuku tersebut.

"Hingga saat ini DKPP masih belum mendapatkan laporan adanya kasus PMK yang ditemukan di wilayah Kabupaten Kediri," kata Yuni, Minggu (8/5/2022).

Lebih lanjut menurut drh Yuni, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan adanya kasus PMK ini. Minggu depan, DKPP akan langsung melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada para peternak, pedagang hewan dan jagal.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

“Rencana mulai minggu depan ini akan kita lakukan KIE kepada peternak, pedagang hewan dan jagal,” tambahnya.

Yuni menegaskan, PMK ini bukanlah penyakit zoonosis atau penyakit yang bisa menular dari hewan ke manusia maupun sebaliknya. Untuk itu masyarakat diminta tak perlu khawatir.

Hanya saja peternak perlu memperhatikan jika ternak mereka mengalami demam tinggi, Hipervsalviasi dan berbusa, lepuh pada mulut dan lidah, luka pada kaki bahkan sampai kuku lepas, tidak mau makan, pincang, gemetar, nafas cepat. Karena penularan penyakit ini yang cepat.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Hewan yang rentan terkena wabah PMK ini adalah hewan berkuku genap seperti sapi, kambing, domba dan babi.

"Wabah ini membahayakan hewan ternak dan bisa mengakibatlan kematian. Namun tidak menular kepada manusia. Jadi tidak perlu khawatir," tegas Yuni. (ADV)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.