Sabtu, 20 Jun 2026 04:23 WIB

Seluncuran di KenPark Surabaya Ambrol, Pengelola Duga Ada Penumpukan Pengunjung

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 07 Mei 2022 18:56 WIB
Seluncuran kolam renang di KenPark Surabaya yang ambrol (Foto: BPBD Kota Surabaya)
Seluncuran kolam renang di KenPark Surabaya yang ambrol (Foto: BPBD Kota Surabaya)

Surabaya - Manajemen Kenjeran Park (KenPark) Surabaya angkat bicara mengenai ambruknya seluncuran kolam renang waterpark yang mengakibatkan 16 orang terluka.

"Disebabkan oleh apa, masih diperiksa. Kami juga sudah bicara dengan pihak kepolisian. Tim lagi mencari informasi error atau karena usia daripada wahana. Nanti masih dilihat hasil dari investigasi pihak kepolisian," jelas Bambang Irianto, Manajer HRD PT. Bangun Citra Wisata (BCW), pengelola seluruh wahana di KenPark, Sabtu (7/5/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dan di sini saya mewakili pihak manajemen, memang kami tidak ada harapan untuk kejadian ini. Entah faktor apa tidak tahu. Namun tidak usah khawatir pihak keluarga, owner sudah mengatakan jika akan bertanggung jawab penuh, mulai pengobatan, sampai pascapengobatan. Owner akan tanggung jawab," tegas dia.

Bambang menyebut, untuk korban berjumlah 16 korban. 8 dirawat di RSU dr Soetomo, 8 di RSU dr Soewandhi.

"Sebenarnya ada 18. Tapi yang dua orang tidak kenapa-napa, sudah dibawa langsung oleh keluarga," sebutnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Bambang mengatakan, seluncuran di kolam renang itu dibangun sejak 2016 secara berkala dan dilakukan pengecekan mulai alat-alatnya.

"Ada tim uji. Ramadan kemarin dicek dan diperbarui. Maksimal 10 orang itu harusnya gantian, ada yang turun terus naik. Cuman pengunjung kan senang barengan. Cuman masih diperiksa polisi," ungkapnya.

Bambang menegaskan, saat ini khusus wahana seluncuran tersebut ditutup. Namun jika ingin ke pantai dipersilahkan lewat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dari pantauan saya, tiap dua minggu selalu dirawat. Kalau di Atlantis sebulan sekali. Seluncuran ini tiga minggu sekali cek baut, seluncuran juga dites dan dibersihkan. Termasuk kolam air selalu dicek," tegasnya.

"Terakhir pengecekan sebelum puasa kondisinya masih bagus. Selama puasa terus aktif mungkin volumenya sedikit. Tadi kan banyak yang genjot-genjot itu. Daya tampungnya perosotan itu maksimal 5-10 orang. Analisa saya itu lebih dari 10 orang dan bareng gandengan. Tadi ada penumpukan di atas. Ya namanya pengunjung latar belakangnya beda-beda kan. Kalau diingatkan, ditegur marah-marah," papar Bambang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.