Rabu, 17 Jun 2026 13:28 WIB

Dinkes Kabupaten Kediri Bagikan Tips untuk Mengantisipasi Hepatitis Akut

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib saat melakukan sidak takjil di bulan ramadan (Foto: Dok. Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib saat melakukan sidak takjil di bulan ramadan (Foto: Dok. Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri terus melakukan pemantauan di seluruh wilayah, untuk mengantisipasi kasus hepatitis akut yang sebelumnya menyerang tiga anak di Jakarta.

Sejauh ini, Dinkes Kediri menyebut belum ada temuan terkait kasus itu di wilayahnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Alhamdulillah di Kabupaten Kediri belum ada laporan atau kasus penyakit tersebut. Tetapi kita tetap selalu melakukan pemantauan di seluruh wilayah kabupaten," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Ahmad Khotib, Jumat (6/5/2022).

Dia pun meminta masyarakat tidak panik dan tetap menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit tersebut.

Menurut dr Khotib, pencegahan penyakit ini sama seperti pencegahan Covid-19, karena hepatitis juga menular lewat saluran pernafasan. Ditambah makan makanan bersih, sehat, dimasak dengan baik, pakai alat makan sendiri-sendiri serta tidak makan di tempat sembarangan untuk mencegah penularan dari saluran pencernaan.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Pencegahananya hampir sama dengan pencegahan Covid-19, ditambah dengan tidak makan di tempat sembarangan," tambahnya.

Selain terus melakukan pemantauan, dia juga meminta masyarakat segera melapor ke fasilitas kesehatan jika menderita sakit dengan gejala sakit perut, mual muntah, feces pucat, kencing seperti teh tua serta demam ringan, khususnya pada anak.

Agar dapat segera ditangani, jangan menunggu hingga muncul gejala kuning atau bahkan penurunan kesadaran.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Di Jawa Timur sendiri hingga hari ini juga belum ditemukan kasus hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya. Sedangkan 114 kasus yang sebelumnya dicurigai sebagai sindrom jaundice (kuning) akut, ternyata setelah diverifikasi tidak terkait dengan hepatitis akut.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.