Selasa, 16 Jun 2026 18:17 WIB

Rumah di Kenjeran Ludes Terbakar saat Ditinggal Pemilik Rayakan Idul Fitri

Petugas damkar melakukan pembahasan di rumah yang terbakar, Kecamatan Kenjeran. (Foto: Info kedaruratan 112/jatimnow.com)
Petugas damkar melakukan pembahasan di rumah yang terbakar, Kecamatan Kenjeran. (Foto: Info kedaruratan 112/jatimnow.com)

Surabaya - Sebuah rumah di Jalan Bulak Banteng Wetan gang 9 No 45, Kecamatan Kenjeran, hangus terbakar saat ditinggal pemiliknya berkunjung ke rumah saudara untuk merayakan Idul Fitri, Selasa (3/5/2022).

Dari data yang dihimpun, peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah milik Edi (52) itu terjadi sekitar pukul 15.06 WIB.

Baca Juga: Lansia di Jember Tewas Terbakar dalam Rumah gegara Puntung Rokok

Dini (35) salah satu tetangga sekitar menjelaskan, dirinya saat itu sedang keluar untuk membeli makan. Dan tiba-tiba melihat kepulan asap dan api meninggi dari rumah Edi.

Ia pun lantas melihat warga berbondong-bondong mematikan api agar tidak menjalar ke rumah warga.

"Katanya ada yang denger suara kayak mbledos gitu mas. Kayaknya korsleting listrik, soalnya rumahnya kosong ditinggal berkunjung ke sanak saudara mas," ujar Dini.

Baca Juga: Rumah di Sugio Lamongan Terbakar, 1 Kambing Ikut Terpanggang

Sementara itu, Kepala Dinas PMK Kota Surabaya, Dedik Irianto menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari CC Room 112 pada pukul 15.06 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 15.11 WIB.

"Api dinyatakan padam pada pukul 15.23 WIB dan kondusif pada pukul 15.45 WIB dengan menerjunkan 13 unit mobil pemadam," jelas Dedik.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Sawahan Surabaya Terbakar, Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar

Dia menjelaskan, penyebab kebakaran rumah tersebut diduga akibat korsleting listrik sehingga kebakaran itu terjadi pada 70 persen rumah tersebut.

"Tidak ada korban jiwa yang terbakar sekitar 70 persen, Diduga akibat arus pendek atau korsleting listrik sehingga atap tengah hingga ruang tamu di rumah tersebut roboh," imbuh Dedik.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.