Kamis, 18 Jun 2026 13:50 WIB

Mas Dhito: Idul Fitri 2022 sebagai Ajang Melepas Rindu dan Pemulihan Ekonomi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 sebagai ajang melepas rindu sekaligus pemulihan ekonomi di sektor pariwisata.

Menurut Mas Dhito, momentum lebaran kali ini berbeda dengan dua tahun sebelumnya, dimana pandemi Covid-19 sedang tinggi. Sehingga mengharuskan silaturahmi dilakukan secara daring.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Kini mudik yang diizinkan pemerintah membuat Idul Fitri semakin semarak sekaligus menjadi ajang meningkatkan keharmonisan keluarga dengan meluapkan rindu kampung halaman.

“Meski demikian jangan lupa untuk terus menjaga kondisi, semoga dengan perayaan Idul Fitri tahun ini akan menumbuhkan semangat untuk saling menguatkan dengan silaturahmi,” kata Mas Dhito, Senin (2/5/2022).

Semangat itulah, lanjut Mas Dhito, akan menjadi refleksi untuk pemulihan ekonomi dari berbagai sektor. Terlebih pariwisata di Kabupaten Kediri.

Selama libur lebaran tahun ini destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten akan di buka.

Dua destinasi wisata yang diprediksi akan ramai kunjungan adalah wisata Gunung Kelud dan Wilis. Kedua destinasi unggulan Kabupaten Kediri ini menurutnya sebelum pandemi selalu dipenuhi oleh wisatawan saat libur lebaran.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

“Dengan suguhan keindahan dan keasrian dua gunung ini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang datang,” tambahnya.

Mas Dhito juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri dan Kediri raya.

“Minal Aidzin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita selalu diberikan keberkahan dan dapat dipertemukan kembali di Ramadan tahun depan,” ucap Mas Dhito.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Adi Suwignyo menjelaskan, meski destinasi wisata di Kabupaten Kediri dibuka namun wisatawan yang masuk harus menunjukkan bukti vaksinasi.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Diprediksi, jumlah pengunjung di tiap destinasi baik itu Gunung Kelud dan Wilis akan mencapai 3500 pengunjung per hari. Untuk mengurai membludaknya jumlah pengunjung, beberapa tempat wisata lain tetap akan di buka, seperti Simpang Lima Gumul.

“Untuk mengurai pengunjung agar tidak terjadi kepadatan bahkan kerumunan, Simpang Lima Gumul dibuka hingga Rabu (4/5/2022) mendatang,” terangnya.

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.