Rabu, 17 Jun 2026 01:38 WIB

Khofifah Salat Id di Masjid Al Akbar Bersama 40 Ribu Jemaah

Gubernur Jatim Khofifah bersama istri Wagub Arumi Bachsin, saat salat Ied di Masjid Al Akbar Surabaya. (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah bersama istri Wagub Arumi Bachsin, saat salat Ied di Masjid Al Akbar Surabaya. (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak melaksanakan salat Id Idul Fitri 1 Syawal 1443 H di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Senin (2/5/2022).

Dari pantuan di lokasi, Gubenur dan Wakil Gubernur Jatim datang di waktu hampir bersamaan. Khofifah beserta keluarga besarnya hadir sekitar pukul 05.51 WIB.

Baca Juga: Kota Kediri Dipilih Jadi Lokasi Perkemahan Wirakarya Jatim, 3 RTLH Bakal Direhab

Khofifah dan keluarga kompak mengenakan gamis berwarna putih dengan ornamen bunga. Sedangkan Wagub Emil mengenakan atasan putih bersarung lengkap dengan peci hitam. Setelah turun dari kendaraan, mereka bergegas masuk ke dalam masjid Al Akbar untuk mengikuti salat Idul Fitri.

Terlihat ada yang menarik sebelum melakukan ibadah, Istri Wagub Emil, Arumi Bachsin tampak telaten membantu putrinya yang berusia sekitar 7 tahun untuk mengenakan mukenah.

Mereka kompak memakai mukenah warna pastel yakni merah mudah dengan motif batik jumputan. Sedangkan Arumi Bachsin memilih warna biru tosca motif bunga.

Saat salat, Khofifah dan Arumi berada pada saf depan. Sedangkan Wagub Emil berada di belakang imam yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, KH Abdul Hamid Abdullah.

Mereka terlihat khusyuk mengikuti salat dua rakaat tersebut dengan durasi kurang lebih 15 menit. Selanjutnya mereka mendengarkan khutbah dengan tema "Berbagi di Hari Raya" yang dibawakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) pusat Dr KH Fachrur Rozi. Keduanya terlihat bersalaman tak lama usai menunaikan salat.

Usai bersalaman, bak magnet keduanya pun menarik perhatian jemaah yang hadir. Mereka berebut foto bersama hingga mengajak berswafoto.

Gubernur Khofifah diserbu jemaah yang ingin berfoto bersama.Gubernur Khofifah diserbu jemaah yang ingin berfoto bersama.

Kepada awak media, Gubernur Khofifah mengaku sangat merindukan momentum salat Idul Fitri yang digelar secara langsung dengan kapasitas 100 persen.

Baca Juga: Antusias Ribuan Warga Jatim Sambut Idul Fitri 1447 H di Grahadi

"Salat Idul Fitri kali ini safnya sudah rapat tapi sebagai ikhtiar kita agar tetap sehat, kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari mengenakan masker hingga di setiap pintu masuk masjid tadi para jamaah harus melalui bilik disinfektan," jelasnya.

Sementara itu Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Helmi M Noor, mengatakan bahwa salat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H ini diikuti oleh 40 ribu jemaah.

"Kami menyelenggarakan Salat Idul Fitri kapasitas 100 persen dan dari data yang kami himpun ada 40 ribu jamaah yang ikut dalam salat ini," ujar Helmy.

Adapun terkait persyaratan bagi warga yang ingin menunaikan ibadah Salat Ied di Masjid Al-Akbar Surabaya, Helmy menegaskan tanpa melalui prosedur pendaftaran seperti sebelum masa pandemi.

"Jadi tidak perlu name tag seperti sebelum pandemi, cukup pakai masker," imbuhnya.

Baca Juga: Muhammadiyah Kota Kediri Gelar Salat Id di Stadion Brawijaya Besok, Ini Imam dan Khotibnya

Meski demikian, lanjut Helmy, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan warga yang menunaikan ibadah di Masjid Al-Akbar Surabaya. Pertama, selain wajib memakai masker, jemaah disarankan wudu dari rumah.

Kedua, alas kaki dimasukkan dalam tas dan diletakkan di depan shaf salat. Ketiga, menentukan titik kumpul keluarga berdasarkan nomor pintu masjid.

"Untuk mengatur dan memandu jemaah, Masjid Al-Akbar mengerahkan 250 sukarelawan. Sedangkan untuk ceramah khatib tidak lebih dari 15 menit," tukasnya.

Momen Arumi Bachsin menerima ajakan berfoto dari jemaah di Masjid Al Akbar SurabayaMomen Arumi Bachsin menerima ajakan berfoto dari jemaah di Masjid Al Akbar Surabaya

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.