Senin, 15 Jun 2026 03:27 WIB

Dilepas Khofifah, Ribuan Perantau di Surabaya Mudik Gratis ke Kampung Halaman

Khofifah melepas ribuan pemudik dari Surabaya ke 15 kabupaten/kota di Jatim (Foto: Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Khofifah melepas ribuan pemudik dari Surabaya ke 15 kabupaten/kota di Jatim (Foto: Humas Pemprov Jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Ribuan perantau di Surabaya raya mulai berangkat ke kampung halaman dalam kegiatan mudik gratis yang digelar Pemprov Jawa Timur, Kamis (28/4/2022) pagi. Start dimulai dari Kantor Dinas Perhubungan Jatim Jl Ahmad Yani Surabaya.

Di lokasi, ribuan pemudik nampak antusias mengikuti kegiatan mudik tersebut. 15 kabupaten dan kota akan menjadi rute utama dalam kegiatan mudik gratis ini, dengan total 100 armada bus yang diterjunkan.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Usai memberangkatkan para pemudik, Gubernur Jatim Khofifah Indar Prawansa mengatakan tujuan dari kegiatan mudik gratis ini saah satunya sebagai upaya untuk meminimalisir kepadatan lalu lintas di Jatim menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri

"Pertama bahwa untuk menghindari kepadatan lalu lintas, bisa dibayangkan kalau penumpang 3.609 orang bawa kendaraan roda empat masing-masing kayak apa padatnya," ucap Khofifah.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Ia menambahkan, tujuan lainnya adalah untuk menciptakan rasa aman bagi pemudik karena telah dipastikan, baik kondisi kendaraan hingga driver telah melalui beberapa uji kelayakan mengendarai.

"Harapan kita adalah masyarakat bisa mendapatkan akses yang mudah kemudian aman, karena memang dari uji emisi kendaraannya, kemudian sisi cek kesehatan drivernya, urin, alkohol ini bahkan dimulai sejak 4 April lalu untuk emisi," imbuh orang nomor satu di Jatim itu.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sehingga, kepadatan pemudik di saranan transportasi umum bisa sedikit berkurang dengan adanya program mudik gratis dari Pemprov Jatim.

"Kalau mereka akan melakukan mudik dengan mengikuti transportasi umum yang ada di masing-masing terminal, pasti juga terminalnya bisa padat," tandas mantan Mensos RI itu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.