Minggu, 14 Jun 2026 19:05 WIB

Mas Dhito Minta Vaksinasi Dosis Kedua Lansia Terus Digenjot

Vaksinasi di Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Vaksinasi di Kabupaten Kediri. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Kebijakan pemerintah pusat yang memperbolehkan warga melakukan mudik pada lebaran tahun 2022 rupanya berpengaruh terhadap minat masyarakat di Kabupaten Kediri terhadap vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib mengakui semenjak pemerintah memperbolehkan mudik lebaran, trend vaksinasi cenderung naik. Adapun capaian vaksinasi harian, belakangan banyak dosis ketiga.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Sebelum ini terbanyak untuk dosis kedua, tapi sekarang terbanyak terlihat vaksinasi dosis ketiga," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (27/4/2022).

Namun vaksinasi dosis kedua, khususnya untuk lansia, masih menjadi perhatian pemerintah. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kediri ditarget oleh pemerintah pusat untuk menggenjot dosis kedua khsusunya lansia yang masih di angka 50 persen. Adapun, capaian vaksinasi untuk dosis kedua umum mencapai 72 persen.

"Dosis kedua, lansia ini masih 50 persen dan ditarget 70 persen. Ini yang menjadi skala prioritas kita," ungkapnya.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Bupati Hanindhito Himawan Pramana, sebelumnya saat melakukan pertemuan dengan camat se-Kabupaten Kediri menyampaikan secara menyeluruh capaian vaksinasi bagus, tidak masuk kategori lambat. Namun menurutnya tetap perlu ditingkatkan terutama untuk lansia.

Sebab, dosis kedua lansia cukup lama dalam kisaran 50 persen. Semestinya, lanjut Mas Dhito, dengan melihat data vaksinasi yang ada bisa dilihat siapa saja yang sebelumnya mendapat vaksin pertama belum divaksin kedua.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Nanti akan kita lihat, kita evaluasi, kecamatan mana yang bekerja, mana yang tidak," pungkasnya.

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.