Selasa, 16 Jun 2026 13:56 WIB

Buka Lebih Awal, Wisatawan Bisa Menikmati Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Rabu, 27 Apr 2022 16:22 WIB
Kendahan Kawah Ijen bisa segera dinikmati wisatawan. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Kendahan Kawah Ijen bisa segera dinikmati wisatawan. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Pendakian di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi akhirnya dibuka lebih awal. Hal ini menguntungkan wisatawan, karena bisa melihat fenomena alam blue flame satu-satunya di dunia ini.

Hal ini terungkap dalam Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Selasa kemarin (26/4/2022). Surat edaran bernomer SE.902/K2/BIDTEK.1/KSA/04/2022 mengatur tentang waktu pendakian (TWA) Kawah Ijen.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Kepala Pos TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo membenarkan adanya perubahan jam pendakian di TWA Kawah Ijen. Waktu pendakian di TWA Kawah Ijen akan dimulai pukul 02.00 hingga 12.00 WIB. Perubahan jam pendakian itu berlaku mulai tanggal 30 April 2022.

"Benar, ada perubahan jam pendakian TWA Kawah Ijen. Awalnya jam 03.00 WIB ke jam 02.00 WIB," ujarnya, Rabu (27/4/2022).

Dalam surat edaran tersebut juga menjelaskan, perubahan jam pendakian TWA Kawah Ijen dikarenakan banyaknya masukan dari masyarakat dan aspek teknis lainnya. Sehingga, setelah mempertimbangkan BBKSDA Jatim akhirnya menyetujui adanya perubahan jam pendakian.

Kegiatan pendakian wajib mengikuti ketentuan SOP pendakian yang berlaku. Antara lain mempersiapkan peralatan keamanan pendakian dasar (senter, masker, pakaian anti dingin) serta mengikuti protokol kesehatan yang berlaku (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Baca Juga: Sarangan-Jatim Park Hujan, Cuaca KBS dan Taman Safari Cerah Hari Ini

"Pemesanan tiket masuk dilakukan secara online melalui website www.tiket.bbksdajatim.org serta menunjukkan kartu vaksin melalui website PeduliLindungi," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengaku senang dengan perubahan jam pendakian TWA Kawah Ijen. Dia optimistis kunjungan wisata di TWA Kawah Ijen bakal naik.

"Tentu hal ini kabar baik bagi pemerintah daerah dan wisatawan. Karena mereka bisa kembali melihat blue flame. Sebab selama pandemi Covid-19, jam buka tiket pendakian itu jam 3 dini hari sementara perjalanan ke puncak Ijen ditempuh sekitar 3 jam. Jadi ndak nutut kalau ingin melihat blue flame," tambahnya.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Pihaknya mengapresiasi BBKSDA Jatim yang telah menyerap aspirasi wisatawan yang ingin melihat blue flame di TWA Kawah Ijen.

"Terima kasih kepada BBKSDA Jatim telah mengubah jam pendakian lebih awal. Saya optimis Ijen bisa kembali menarik wisatawan seiring dengan mulai bergeliatnya pariwisata Indonesia," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.