Kamis, 18 Jun 2026 12:59 WIB

Samiran Asal Ngawi Ditemukan Tewas di Sawah, Kepalanya Masuk ke Lumpur

Lokasi petani meninggal dunia karena tersentrum jebakan tikus.(Foto: Humas Polres Ngawi/jatimnow.com)
Lokasi petani meninggal dunia karena tersentrum jebakan tikus.(Foto: Humas Polres Ngawi/jatimnow.com)

Ngawi - Samiran (50), warga Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, ditemukan tewas di sawahnya. Kondisinya tertelungkup dengan kelapa masuk ke lumpur. Pertama kali, jasad korban diketahui warga setempat bernama Alief.

"Dugaannya karena tersengat jebakan tikus yang dipasang sendiri. Di kaki menempel kawat jebakan tikus dan di pinggir sawah terdapat genset warna merah," kata Kasubag Humas Polres Ngawi Ipda Supomo, Rabu (27/4/2022).

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Sesaat setelah mengetahui kondisi korban, Alief langsung memberi tahu warga lain. Adik korban bernama Jasman lantas ke lokasi untuk mengecek kejadian tersebut.

"Keterangan adiknya bahwa korban berpamitan ke sawah garapannya dengan membawa senapan angin dan genset. Lalu semalam tidak pulang dan diketahui korban telah meninggal dunia. Diduga akibat tersengat listrik jebakan tikus sawah," bebernya.

Baca Juga: Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

Masih berdasarkan keterangan sang adik, korban sebelumnya memasang kawat jebakan tikus dengan dialiri arus listrik dari genset. Di tempat kejadian perkara terdapat kawat yang dibentangan di pinggiran sawah yang dialiri arus listrik dari genset.

"Terdapat kabel dan lampu serta tiang tongkat bambu kecil. Kaki korban menempel kawat jebakan tikus tersebut. Terdapat bekas kaki seperti terpeleset," bebernya.

Baca Juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi Persawahan Kediri

Barang bukti yang diamankan adalah 1 buah mesin genset, gulungan kawat, 1 senapan angin, 1 buah senter, 1 pasang sandal jepit dan 1 set kabel dan lampu dan tiang tongkat bambu.

"Hasil pemeriksaan ditemukan luka lecet bekas bakar listrik di paha kanan dan betis sebelah kiri. Tidak di ketemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga telah menerima sebagai musibah dan tidak menuntut kepada siapapun," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.