Selasa, 23 Jun 2026 01:27 WIB

Viral Video Kejar-kejaran Mobil di Malang, Polisi Duga Pengemudi Berbuat Mesum

Kasat Sabhara Polresta Malang Kota, Kompol Syabain, saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Kasat Sabhara Polresta Malang Kota, Kompol Syabain, saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Malang - Polisi membeberkan penyebab pengendara minibus Toyota Innova yang viral usai kejar-kejaran dengan mobil polisi di Kota Malang. Pengemudi yang diamuk massa, rupanya sempat diperiksa polisi karena dugaan berbuat mesum.

"Itu yang membuat petugas patroli melakukan pemeriksaan. Mungkin karena takut akhirnya kabur hingga menabrak beberapa pengendara lainnya," ujar Kasat Sabhara Polresta Malang Kota Kompol Syabain, Selasa (26/4/2022).

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Waktu itu, Sat Sabhara Polresta Malang Kota mencurigai adanya kendaraan Toyota Innova yang berhenti di Jalan Retawu sebelah Museum Brawijaya.

Baca juga:

"Kondisi mobil tertutup dengan kaca film yang membuat keadaan di dalam kendaraan tidak bisa terlihat dari luar. Terlebih lokasinya juga remang-remang dan kondisi kendaraan bergoyang-goyang, dari kecurigaan yang ada maka anggota berinisiatif untuk memeriksa mobil tersebut, petugas sudah ketuk-ketuk," beber Syabain.

Pengemudi lantas tancap gas saat petugas belum selesai melakukan pemeriksaan. Kecurigaan yang semakin bertambah, membuat polisi melakukan pengejaran.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Akibatnya, mobil dengan nomor polisi DK 1125 OW menabrak dan menyerempet beberapa kendaraan. Nah masyarakat yang mengetahui ikut membuntuti mobil tersebut dan diamuk di Jalan MT Haryono depan Dinoyo Mall," terangnya.

Waktu diamuk massa petugas langsung mengamankan pengemudi dan penumpang yang ada, serta kendaraan tersebut dibawa ke unit Laka Lantas.

"Untungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Yoppy Angga Khrisna menerangkan bila pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi laki-laki dan penumpang wanita.

"Lalu untuk dugaan lain bila pelaku di bawah kendali narkoba saya memastikan tidak ada. Dia juga memiliki SIM A," tegasnya.

"Untuk kondisi pengendara yang ditabrak juga tidak apa-apa hanya kerugian material saja. Polisi juga tengah mendalami perkara tersebut dan pengemudi terancam dengan jeratan hukum. Pasal 312 Undang-undang Lalu Lintas," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.