Kamis, 18 Jun 2026 01:31 WIB

Anak Krakatau Siaga, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Tsunami Malam Hari

Gelombang tinggi disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut di Teluk Labuan, Pandeglang, Banten. BMKG mengimbau masyarakat waspadai tsunami malam hari seiring Anak Krakatau siaga.(Foto: Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas via Republika)
Gelombang tinggi disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut di Teluk Labuan, Pandeglang, Banten. BMKG mengimbau masyarakat waspadai tsunami malam hari seiring Anak Krakatau siaga.(Foto: Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas via Republika)

jatimnow.com - Status Gunung Anak Krakatau (GAK) naik menjadi level III atau siaga. Kepala Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi atau tsunami, terutama pada malam hari.

"Dengan meningkatnya level aktifitas GAK dari level II ke level III yang disampaikan PVMBG maka masyarakat diminta untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi atau tsunami terutama di malam hari," kata Dwikorita dalam konferensi pers secara daring, Senin (25/4/2022) malam.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Lebih lanjut, Dwikorita menjelaskan bahwa alasan kewaspadaan perlu dilakukan pada malam hari karena sulit untuk melihat secara visual adanya gelombang tinggi. Berbeda kondisinya dengan di siang hari.

"Kalau di siang hari tentunya masih cukup untuk melihat hal tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono meminta seluruh pihak mewaspadai bersama. Dirinya juga akan terus melakukan pemantauan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Ikatan Ahli Tsunami Indonesia Gegar Prasetya. Ia mengatakan secara historis Gunung Anak Krakatau pernah menyebabkan tsunami.

"Sehingga kita wajar waspada untuk memahami kira-kira potensi ke depannya seperti apa," ucapnya.

Lihat Artikel Asli

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.