Minggu, 21 Jun 2026 01:32 WIB

4 Bagian Pura Dipa Giri Sakti Kediri Dirusak, Ternyata Begini Sosok Pelakunya

Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi memberikan keterangan terkait perusakan pura (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi memberikan keterangan terkait perusakan pura (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Sejumlah patung dan ornamen Pura Dipa Giri Sakti, di Dusun Gunung Butak, Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri ditemukan rusak. Ada empat bagian yang mengalami kerusakan.

Dugaan perusakan Pelinggih atau bangunan inti, Patunggon, pengapit sesaji dan patung Dewi Kilisuci di Pura itu, kini ditangani Polres Kediri Kota.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Rusaknya bagian pura itu diketahui pertama kali oleh Sukarno, pemangku sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu (24/4/2022). Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tarokan. Setelah cek lokasi, polisi langsung memeriksa empat saksi.

Dari hasil keterangan mereka para saksi, polisi lalu mengamankan seorang terduga pelaku berinisial SG (37) warga Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Dalam pemeriksaan, SG mengaku telah merusak empat bagian pura itu. Dia mengaku sengaja melakukan perusakan karena mendapatkan bisikan gaib. Dia menyebut ada makluk halus yang akan menyerang keluarganya, jika tidak segera merusak pura itu.

SG kemudian melakukan perusakan menggunakan palu. Belakangan juga diketahui bahwa SG mengalami gangguan jiwa.

"Syukur alhamdulillah, kita sudah cepat temukan petunjuk, kita temukan titik terang terkait pelaku perusakan pura tersebut. Yaitu saudara kita yang juga beragama Hindu, namanya Mas SG. Di mana Mas SG ini ada sedikit kekurangan, gangguan terhadap kejiwaannya," ujar Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi, Senin (25/4/2022) malam.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Menurut Wahyudi, malam ini Polres Kediri Kota melakukan mediasi antara keluarga SG dengan pengurus pura, diikuti Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Ketua DPRD Kabupaten Kediri.

Dalam mediasi di Polres Kediri Kota yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB, keluarga SG meminta maaf. Kedua belah pihak juga sepakat tidak akan memperpanjang peristiwa tersebut.

"Pihak keluarga telah meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan pelaku kepada pihak pura dan masyarakat. Pengurus pura telah memaafkan dan memaklumi perbuatan SG," tegas Wahyudi.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

Wahyudi juga memastikan, saat ini kondisi di Desa Bulusari aman dan kondusif. Umat beragama di kawasan Lereng Gunung Wilis itu pun hidup rukun berdampingan.

Terkait kondisi kejiwaan SG, pihaknya bersama Ketua DPRD telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk segera melalukan pengobatan untuk SG.

Sementara penggantian patung dan bangunan pura yang rusak akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui ritual khusus keagamaan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.