Minggu, 21 Jun 2026 04:08 WIB

Jelang Lebaran, Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 42 Kilogram Lebih di Surabaya

Barang bukti narkoba jenis sabu dan 7 tersangka dipamerkan di Mapolrestabes Surabaya (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Barang bukti narkoba jenis sabu dan 7 tersangka dipamerkan di Mapolrestabes Surabaya (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Peredaran narkotika jenis sabu seberat 42 kilogram lebih digagalkan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya beserta jajaran jelang lebaran. 7 orang yang terlibat dalam sindikat ini diringkus di lokasi berbeda.

7 orang tersebut berinisial PS (40) warga Sukabumi, Jawa Barat; DB (38) dan CS (36) warga Surabaya. Ketiga orang ini ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan barang bukti 8,9 kilogram (kg) sabu.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Sedangkan empat tersangka berinisial AN (24) warga Ngawi, GL (24), SN (24) dan GW (26) warga Madiun diamankan Unit Reskrim Polsek Gubeng, dengan barang bukti sebanyak 34 kilogram sabu.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, pengungkapan kasus narkoba itu dilakukan sejak Maret hingga April.

Pengungkapan pertama dilakukan pada 11 Maret, 1 April dan 8 April oleh Saresnarkoba Polrestabes Surabaya. Lalu pada 17 April dan 18 April dilakukan oleh Polsek Gubeng.

"Ini merupakan rangkaian dari penanggulangan terhadap peredaran gelap narkoba di Kota Surabaya. Dari sekian kejadian yang kami sampaikan adalah bukti kesungguhan jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dan polsek yang telah melakukan penindakan penyalahgunaan peredaran narkoba," ungkap Yusep, Senin (25/4/2022).

Barang bukti narkoba jenis sabu yang diamankan di Mapolrestabes SurabayaBarang bukti narkoba jenis sabu yang diamankan di Mapolrestabes Surabaya

Yusep menjelaskan, 42 kilogram lebih sabu yang berhasil disita itu terbagi dalam 17 bungkus kemasan teh cina.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dari hasil penindakan tersebut, telah diamankan 7 pelaku peredaran gelap narkoba lintas wilayah. Untuk jaringan wilayah Sumatera. Dan melihat dari kemasan, merupakan jaringan luar negeri. Untuk Barang Bukti yang kita amankan total 42,8 kilogram," ungkap Yusep.

Mantan Direskrimsus Polda Jatim ini mengatakan, jika dilihat dari kemasan, 7 pengedar itu berasal dari jaringan Sumatera. Meski demikian pihaknya masih terus melakukan pengembangan, apakah jaringan tersebut berasal dari Timur Tengah, Cina ataupun Malaysia.

"Modus operandi terus berubah-ubah, artinya bahwa ada pengiriman melalui ekspedisi baik perorangan atau jasa jaringan maupun pelaku-pelaku dengan istilah mengambil di suatu tempat yang tidak tau siapa pengirimnya. Kami akan mengembangkan untuk jaringan peredaran gelap ini," tegas dia.

Yusep juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah membantu pengungkapan narkoba kali ini. Penghargaan diberikan kepada anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, anggota Polsek Gubeng dan masyarakat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami beri penghargaan kepada masyarakat yang membantu memberikan informasi. Ada Satpam SPBU kami beri penghargaan atas keberanian memberikan kecepatan informasi kepada kepolisian," terang dia.

Yusep berharap, penghargaan tersebut bisa menjadi motivasi semua pihak untuk ikut berperan aktif dalam mencegah peredaran gelap narkoba.

"Masyarakat harus lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya, khususnya rukun tetangga sehingga kita bisa mencegah peredaran gelap narkoba," pungkas Yusep.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.