Sabtu, 20 Jun 2026 05:27 WIB

Ponpes Tebuireng Kembali Dibuka untuk Peziarah, Simak Aturan Terbarunya

Peziarah di komplek makam Ponpes Tebuireng Jombang, meningkat selama Ramadan. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Peziarah di komplek makam Ponpes Tebuireng Jombang, meningkat selama Ramadan. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Antusiasme peziarah di makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di komplek pemakaman Ponpes Tebu Ireng, Diwek, Jombang membuat pengelola ponpes memberlakukan sejumlah aturan. Termasuk adanya pembatasan waktu berkunjung.

Meski sudah mulai dibuka kembali untuk peziarah, kini pengelola memberlakukan 2 shift, yakni pagi dan malam hari. Para peziarah juga harus memperhatikan jam berkunjung agar bisa masuk ke area makam Masyayikh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang ini.

Baca Juga: Geger, Rumah di Pemukiman Padat Jombang Disulap Jadi Kebun Ganja Ratusan Pot

Aturan waktu berkunjung itu berdasarkan keputusan Pengasuh PP Tebuireng, Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin melalui surat Maklumat nomor 1825/1/HM 00 01/PENG/IV/2022.

Pada surat tersebut dijelaskan, waktu berkunjung para peziarah yaitu sejak pukul 08.00-15.00 WIB dan malam hari pukul 20.00-03.00 WIB. Di luar waktu tersebut, makam ditutup bagi pengunjung.

"Melalui maklumat ini, kami informasikan kepada masyarakat umum bahwa Makam Masyayikh Pesantren Tebuireng akan dibuka 2 (dua) shift mulai hari Sabtu, 23 April 2022," isi surat yang ditandatangani oleh Pengasuh PP Tebuireng, Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz, seperti dibaca jatimnow.com, Minggu (24/4/2022).

Sementara itu, Mundzir PP Tebuireng Jombang Lukman Hakim membenarkan, adanya surat Maklumat tersebut. Dibukanya kembali jam malam bagi peziarah ini atas pertimbangan aktivitas santri yang sudah tidak ada karena libur lebaran dan kasus Covid-19 mulai melandai.

Baca Juga: Bus Rombongan Alumni SMEA Negeri Jombang Alami Kecelakaan di Tulungagung

"Situasinya kita lihat sudah aman, jadi masyarakat kita beri kesempatan (berziarah di malam hari). Artinya pandeminya sudah membaik," bebernya.

Ia mengatakan, pihaknya tidak membatasi jumlah peziarah yang akan masuk ke kompleks makam keluarga PP Tebuireng itu. Hanya saja, para peziarah diwajibkan tetap memakai masker selama di lokasi dan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Sementara kalau pemerintah masih mengharuskan pakai prokes, terutama memakai masker ya kita ikuti saja," tegas Lukman.

Baca Juga: Harlah ke-5, FJN Usulkan 3 Tokoh NU Jatim Sebagai Pahlawan Nasional

Selain makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid, juga terdapat sejumlah makam Masyayikh PP Tebuireng seperti Pendiri NU yang juga kakek Gus Dur, KH hasyim Asy'ari; makam Menteri Agama RI pertama yang juga ayah Gus Dur, KH Wahid Hasyim dan juga adik kandung Gus Dur, KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah.

Kompleks makam masyayikh PP Tebuireng di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang ini sempat tutup 2 tahun karena pandemi Covid-19. Namun, pada 1 November 2021 lalu mulai dibuka untuk peziarah. Hanya saja, waktu berziarah dibatasi pukul 08.00-13.30 WIB. Para peziarah juga dibatasi waktu berkunjung maksimal 20 menit saja.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.