Kamis, 18 Jun 2026 21:32 WIB

Pemkot Pasuruan Hibahkan Aset Tanah untuk Pembangunan Lapas Terintegrasi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 23 Apr 2022 14:46 WIB
Pemkot Pasuruan menandatangani perjanjian pemberian hibah barang milik daerah berupa tanah milik Pemkot kepada Lapas Kelas II B Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Pemkot Pasuruan menandatangani perjanjian pemberian hibah barang milik daerah berupa tanah milik Pemkot kepada Lapas Kelas II B Pasuruan. (Foto: Humas Pemkot Pasuruan)

Pasuruan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menandatangani perjanjian pemberian hibah barang milik daerah berupa tanah milik Pemkot di Kelurahan Tapaan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, kepada Lapas Kelas II B Pasuruan.

Hibah aset tanah Pemkot akan digunakan untuk pembangunan Lapas Terintegrasi, menggantikan bagunan Lapas yang saat ini berdiri di Jl Panglima Sudirman.

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pasuruan dan Lapas Pasuruan ini sebagai upaya untuk mengatasi kondisi Lapas yang overload.

"Saat ini kondisi Lapas tidak hanya di Kota Pasuruan, sudah overload dan ini adalah sebuah problem yang sangat serius. Nanti sudah jadi Lapas Terintegrasi, dan ada pesantren di dalamnya akan lebih banyak manfaatnya dan fungsinya berlipat ganda", ungkap Gus Ipul.

Ia menambahkan, hibah aset berupa tanah tersebut juga sebagai langkah agar aset yang ada saat ini lebih memiliki nilai daya guna yang lebih besar.

"Semoga bisa secepatnya dibangun dan segera diresmikan," imbuhnya

Gus Ipul juga mewacanakan apabila proses relokasi Lapas telah rampung dilakukan, Lapas lama yang ada saat ini dapat digunakan oleh Pemkot Pasuruan untuk menunjang wisata heritage yang saat ini tengah dikembangkan.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Hal tersebut dimaksudkan agar aset dari Kemenkumham meskipun tidak lagi digunakan sebagai Lapas, akan tetap berdaya guna apabila nanti dikelola oleh Pemkot Pasuruan.

"Harapan kita, Lapas lama yang dibangun sekitar tahun 1800, bisa dihibahkan kepada Pemkot Pasuruan, dan kita gunakan sebagai salah satu destinasi wisata heritage. Tentu manfaat nya akan lebih besar," ujarnya.

Kepala Lapas Kelas II B Kota Pasuruan, Yhoga Aditya Kuswanto, mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Pasuruan atas dukungan dalam upaya mewujudkan berdirinya Lapas Terintegrasi di Kota Pasuruan.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Gresik Dampingi Mensos Gus Ipul Kunjungi Sekolah Rakyat

"Ini adalah amanah yang sangat besar bagi Kemenkumham, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang menghendaki berdirinya Lapas Terintegrasi yang nantinya akan menjadi percontohan di Indonesia," ujar Yhoga.

Menurut Yhoga, Lapas Terintegrasi nantinya akan memiliki fungsi yang sangat besar, terlebih jika melihat kondisi saat ini dimana mayoritas warga binaan Lapas Kota Pasuruan adalah kasus narkoba.

"Orang yang sudah kecanduan narkoba ini yang harus diobati adalah jiwanya. Tidak bisa hanya diberikan obat penenang. Maka dengan adanya lapas terintegrasi yang didalamnya ada pesantren dan tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba, akan menjadi hal yang sangat bermanfaat bagi kita semua," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.