Minggu, 07 Jun 2026 02:57 WIB

Peringati Hari Bumi, Forum Wartawan Sidoarjo Gelar Diskusi Lingkungan

Diskusi lingkungan yang digelar Forum Wartawan sidoarjo di Hari Bumi (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Diskusi lingkungan yang digelar Forum Wartawan sidoarjo di Hari Bumi (Foto-foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Peringati Hari Bumi Internasional, Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) menggelar diskusi soal lingkungan hidup, Jumat (22/4/2022). Diskusi itu digelar di gedung balai wartawan kota setempat.

Diskusi bertema "Peran Pers Dalam Menjaga Kelestarian lingkungan" itu mendatangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Sidoarjo Bahrul Amig sebagai pemateri tunggal.

Baca Juga: AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

Bahrul menyebut bahwa kurang lebih 70 persen air sumur yang ada di Sidoarjo perlu perhatian dari seluruh pihak, karena sudah tidak layak konsumsi.

Dia menjabarkan bahwa rentetan penyebab sumur di Sidoarjo tercemar di antaranya adalah kedekatan sumur dengan septic tank, berdirinya banyak pabrik yang ada di Sidoarjo dan sebagainya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo itu mengakui jika tumbuhnya kawasan industri di Kota Udang banyak berdampak terhadap kondisi lingkungan, pada kandungan air, udara dan sebagainya. Apalagi, ketika ada perusahaan yang pengelolaan limbahnya kurang bagus.

"Sering kali kami dapat laporan pencemaran air sungai. Tapi untuk benar-benar mendapatkan hasil yang akurat dan proses pengidentifikasianya itu tidak mudah. Sering kali saat kami kirim tim untuk mengambil sample ternyata sudah tidak ada pencemaran," ujarnya.

Diskusi lingkungan yang digelar Forum Wartawan sidoarjo di Hari BumiDiskusi lingkungan yang digelar Forum Wartawan sidoarjo di Hari Bumi

Dalam beberapa hal, DLHK disebutnya sudah melakukan sejumlah terobosan. Terkait septic tank misalnya, sedang dikembangkan inovasi yang bisa menetralisir bakteri. Inovasi itu disebut dengan eco septic tank yang sudah diujicoba di beberapa titik di Sidoarjo.

Demikian halnya bau sampah. Ada temuan eco lindi yang terus dikembangkan DLHK untuk mengatasi bau busuk di berbagai titik penghasil sampah. Di pasar, industri pengelolaan ternak hingga di tempat pembuangan akhir (TPA).

Baca Juga: FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

Hasilnya, disebut bahwa saat ini TPA Jabon sudah tidak menimbulkan bau menyengat seperti sebelumnya.

"Bisa dikatakan, satu-satunya TPA yang tidak bau itu di Sidoarjo. Itu karena adanya inovasi eco lindi yang tiap hari disemprotkan. Sehari dua tangki kami semprotkan pada sampah-sampah di sana," lanjutnya.

Sampah memang masih menjadi persoalan utama di Kota Delta. Dan itu bukan hanya urusan pemerintah saja, masyarakat harus ikut aktif. Termasuk wartawan.

"Bulan Maret kemarin, sampah di Sidoarjo mencapai angka 600 ton lebih. Peran kita semua sangat penting dalam mengedukasi warga agar diet sampah dan tidak membuang sembarangan," tambahnya.

Baca Juga: Mengenal Enny Nuraheni, Srikandi Foto Jurnalistik Peraih APFI Lifetime Award

Diakui Bahrul, yang masih menjadi dilema dalam penanganan sampah di Sidoarjo karena masih sekadar sibuk mengangkut sampah. Padahal, yang penting itu bagaimana mengolah sampah. Bagaimana bisa selesai di desa. Semakin sedikit yang dibawa ke TPA, itu semakin bagus.

"Dalam hal ini pemerintah sangat terbuka. Media silakan blow up ketika ada persoalan sampah, silakan kami dikritik dan diberi saran. Namun saya juga berpesan, ketika warga dan pemerintah sudah bagus dalam penanganan sampah, juga perlu dipublikasikan agar bisa dicontoh masyarakat lainnya," pesan dia.

Sementara Ketua Forwas, M Taufik menyambut baik hal itu. Dia juga mengajak para wartawan di Sidoarjo untuk lebih aktif dalam memberitakan isu-isu lingkungan di Sidoarjo. Melalui kritik dan berita-berita di media, diharapkan peran pemerintah dan semua lapisan masyarakat bisa lebih maksimal.

"Kita sebagai wartawan juga punya tanggung jawab dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui berita-berita yang kita buat dan aktivitas positif kita sehari-hari kita harus mengajak masyarakat untuk selalu peduli dengan kondisi lingkungan sekitar kita," ujar dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.