Kamis, 18 Jun 2026 09:07 WIB

Usai Periksa Jantung di RSUD BDH, Nenek di Surabaya jadi Korban Gendam

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 22 Apr 2022 09:37 WIB
Pinarsih, korban gendam saat menunjukkan laporan polisi. (Foto: W Setiawan for jatimnow.com).
Pinarsih, korban gendam saat menunjukkan laporan polisi. (Foto: W Setiawan for jatimnow.com).

Surabaya - Seorang nenek di Surabaya menjadi korban gendam oleh pria misterius usai dirinya melakukan check up di RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) yang berada di kawasan Benowo. Akibat kejadian itu, sang nenek harus kehilangan uang Rp1,3 juta dan perhiasan seberat 15 gram.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (20/4/2022). Korban diketahui bernama Pinarsih (69), warga Jalan Manukan Lor, Surabaya.

Baca Juga: Sindikat Hipnotis Gentayangan di Jember, Perdaya Karyawan Toko Emas

Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polsek Benowo, dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Sudah saya laporkan ke Polsek Benowo. Mudah-mudahan nggeh pelakunya bisa ditangkap," ujar Pinarsih kepada wartawan, Jumat (22/4/2022).

Dia menceritakan, kejadian bermula ketika dirinya memeriksakan jantungnya ke rumah sakit tersebut. Setelah selesai dan keluar di halaman rumah sakit, tiba-tiba didatangi seorang pria yang umurnya sekitar 40 tahunan, kemudian mengajaknya ngobrol

"Seingat saya, dia (pelaku) datangi saya kemudian ngajak ngobrol soal penyakit saya. Tanya terus seperti itu," terangnya.

Nah, ketika terus diajak ngobrol oleh pria misterius tersebut, tiba-tiba datang seorang wanita yang usianya lebih muda ikut nimbrung dan juga mengajak ngobrol korban. Wanita itu kemudian curhat tentang permasalahan rumah tangganya yang kurang harmonis.

Setelah itu, pria misterius tersebut langsung menimpali curhatan wanita itu dan mengaku mempunyai kelebihan serta dapat mengatasi permasalahannya dengan bacaan doa.

Baca Juga: Warga Blitar Kehilangan Motor usai Ditepuk Orang Tak Dikenal di Porong Sidoarjo

Selanjutnya, pria tersebut meminta tolong kepada korban untuk membelikan dua botol air mineral untuk dirinya dan wanita yang diduga kuat dari komplotan pria tersebut.

"Airnya yang dibotol dibacakan doa. Terus dikasihkan ke saya dan mbaknya. Katanya bisa membantu menyembuhkan penyakit saya. Saya nggak sadar, nurut aja waktu itu. Dia (pelaku) juga meminta saya agar nurut kalau pengen sembuh. Saya iya-iya aja," jelas Pinarsih.

Lantas, untuk lebih meyakinkan korban lagi, pelaku menyuruh korban dan wanita muda tersebut untuk berwudu agar suci. Saat inilah, pelaku menyuruh korban melepas seluruh perhiasannya dari tangannya agar dititipkan ke pelaku.

Perhiasan tersebut lantas dimasukkan ke dalam sebuah tas kecil milik pelaku. Begitu pun uang koban yang saat itu ada di dalam tas juga dipindah pelaku ke dalam tasnya.

Baca Juga: Pemilik Warung di Sidoarjo Kena Gendam, Pelaku Emak-emak Naik Motor Berplat Palsu

"Selesai wudu, tas saya, saya minta. Pas mau saya cek, katanya disuruh buka pas di rumah saja. Ndak tau, saya waktu itu nurut-nurut saja. Kayak kena gendam. Pas saya buka di rumah isinya batu dikasih wangi-wangian," tandas Pinarsih sedih.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Benowo, Ipda Eddy Kris telah menerima laporan kejadian tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa kasus itu saat ini tengah dilakukan penyelidikan.

"Masih lidik. Kami juga tengah mengumpulkan bukti-bukti, baik itu kemungkinan rekaman CCTV di TKP maupun keterangan dari saksi-saksi. Mohon waktu. Nanti perkembangannya kami sampaikan lagi," jelasnya saat dikonfirmasi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.